Journal Islamic Pedagogia
Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia

Konsep Ikhlas Menurut Buya Hamka Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Di Era 5.0

Zahrani Amrina (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Di era sekarang, masih banyak ditemukan manusia yang lebih cenderung untuk memandang bahwa hidup ini tidak ada yang gratis, selalu ada cost (harga) yang harus dibayar, hal ini menjadikan dominasi mereka untuk selalu memperhitungkan untung rugi dalam segala aspek Kehidupannya. Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ikhlas menurut Buya Hamka serta menganalisis relevansinya dengan pendidikan Islam di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data primer dan sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan alat pengumpul data berupa metode dokumentasi. Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan analisis. Adapun teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisi isi (content analysis) yaitu penelitian yang dilakukan terhadap informasi yang didokumentasikan dalam rekaman baik dalam gambar, suara maupun tulisan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Konsep ikhlas dalam buku tasawuf modern karya Buya Hamka artinya bersih, tidak ada campuran apapun dan bisa diibarat dengan emas, emas tulen, tidak ada campuran perak berapa persen pun. Tempat ikhlas dan isyrak ialah hati, Jika seseorang ingin melakukan sesuatu, maka mulai melangkah sudah dapat ditentukan kemana tujuan dan apa dasarnya.  Ucapan dan tindakan harus selaras dengan niat dalam hati.  Relevansi ikhlas menurut Buya Hamka dalam pendidikan Islam di era 5.0 adalah: Ikhlas pada aspek tujuan pendidikan, ikhlas menjadi fondasi utama dalam pendidikan Islam untuk membentuk insan kamil yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki orientasi spiritual yang kuat di tengah tantangan era society 5.0. Ikhlas pada Aspek peserta didik, ikhlas sebagaimana digambarkan Buya Hamka adalah bebas dari segala campuran niat lain selain karena Allah. Ini sangat relevan bagi peserta didik masa kini, agar mereka tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kesadaran spiritual. Ikhlas pada Aspek pendidik, Keikhlasan dalam profesi kependidikan, merupakan pondasi utama yang menjadikan tugas mendidik bukan semata pekerjaan duniawi, melainkan bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT yang menghadirkan nilai spiritual dalam setiap proses pendidikan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pdg

Publisher

Subject

Religion Education Other

Description

Journal Islamic Pedagogia is published by the Faculty of Islamic Studies of Wiralodra University Indonesia Focus of Journal Islamic Pedagogia discusses on Islamic education, results of scientific studies for academics and practitioners in the field of lecture theory explanation and practice, ...