Meningkatnya jumlah perempuan Indonesia yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri berdampak psikologis dan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan, khususnya suami. Dampak tersebut dapat menhyebabkan kerentanan dalam ketahanan keluarganya, salah satunya ialah akan munculnya perselingkuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan pernikahan dan kepribadian terhadap kecenderungan perselingkuhan pada suami yang ditinggal istri menjadi TKW di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala ITIS, ENRICH Marital Satisfaction, dan IPIP-BFM-25. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kepuasan pernikahan berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan perselingkuhan. Dari lima dimensi kepribadian yang diukur, hanya kepribadian agreeableness berpengaruh signifikan secara negatif. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menyoroti peran kepribadian agreeableness sebagai prediktor utama kecenderungan perselingkuhan dalam pernikahan jarak jauh.
Copyrights © 2026