Jurnal Penelitian Tanaman Industri
Vol 24, No 1 (2018): Juni, 2018

PERIODE PENUTUPAN TANAH DENGAN MULSA PLASTIK TERHADAP POPULASI URET (Lepidiota stigma FABRICIUS) DAN PRODUKTIVITAS TEBU / The Effect of Plastic Mulch Period on White Grubs Population and Productivity of Sugar Cane

SUBIYAKTO SUBIYAKTO (Ministry of Agriculture)
Dwi Adi Sunarto (Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat)



Article Info

Publish Date
10 Sep 2018

Abstract

The period of using plastic mulch on white grubs population and productivity of sugar cane at white grubs endemic area was conducted in Banyuputih Village, Situbondo on planting season of 2014/2015. Treatment consisted of 5 plastic mulch period (1) Before raining (SBH), (2) One day after rainfall, 14 mm (1 HSH), (3) Seven days after raining (7 HSH), (4) 14 days after raining (14 HSH), (5) 21 days after raining (21 HSH) and Control (without mulching plastic). Research using Randomized Block Design was repeated 5 times. Parameters observed in white grubs and adult (beetle), percentage of plant damage, productivity of sugar cane and sugar and rainfall data. The results showed that all plastic mulch period treatments significantly reduced white grubs population and crop damage compared with controls. Treatment of plastic mulch period of one and seven days after raining provides a difference in productivity of sugar cane of 83 tons/ha (7.7 tons/ha) and 96 tons/ha (sugar 7.8 tons/ha) above the control and both treatments can be recommended. This research needs to be continued especially to find out the efficiency of using plastic mulch in endemic white grubs area.Keywords: closing period, plastic mulch, white grubs control, population, sugarcane productivity AbstrakPenelitian untuk mengetahui periode penutupan tanah menggunakan mulsa plastik terhadap populasi uret dan produktivitas tebu dilaksanakan di areal endemik uret di Desa Banyuputih, Situbondo pada musim tanam 2014/2015. Perlakuan terdiri atas lima penutupan mulsa plastik (1) Sebelum turun hujan (SBH), (2) Satu hari setelah turun hujan dengan curah hujan 14 mm (1 HSH), (3) Tujuh hari setelah turun hujan (7 HSH), (4) 14 hari setelah turun hujan (14 HSH), (5) 21 hari setelah turun hujan (21 HSH) dan Kontrol (tidak ditutup mulsa plastik). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok diulang lima kali. Parameter yang diamati meliputi populasi uret dan dewasa (kumbang), persentase kerusakan tanaman, produktivitas tebu dan hablur serta data curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan penutupan mulsa plastik secara nyata dapat menekan populasi uret dan kerusakan tanaman apabila dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan penutupan mulsa plastik satu dan tujuh hari setelah turun hujan memberikan selisih produktivitas tebu masing-masing 83 ton/ha (hablur 7,6 ton/ha) dan 96 ton/ha (hablur 7,8 ton/ha) di atas kontrol dan kedua perlakuan tersebut dapat direkomendasikan. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti terutama untuk mengetahui efisiensi penggunaan mulsa plastik dalam pengendalian uret pada tanaman tebu di daerah endemik uret.Kata kunci: periode penutupan, mulsa plastik, pengendalian uret, populasi, produktivitas tebu

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JPTIP

Publisher

Subject

Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal Penelitian Tanaman Industri merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian primer komoditas perkebunan yang belum dimuat pada media apapun, diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, DIPA 2011 terbit empat kali ...