Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi hingga saat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek tata kelola organisasi. Organisasi di tuntut untuk bergerak ke arah transformasi digital, agar dapat meningkatkan transparansi, efisiensi dan aksesibilitas pelayanan. Sistem pengendalian internal berperan penting dalam menciptakan efisiensi dan produktivitas operasional terutama dalam mencapai tujuan institusi. Kegiatan magang ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan SOP dan SPI serta kondisi umum dan kinerja operasional di tempat magang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui wawancara dan observasi langsung, untuk memahami secara menyeluruh aktivitas operasional, alur administratif organisasi dan memperoleh pemahaman mendalam terkait proses penerapan SOP, pengendalian internal, serta kendala yang dihadapi organisasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peran pengendalian internal berbasis teknologi digital di Program Studi Administrasi Bisnis secara umum harus digunakan agar efektivitas dan efisiensi penerapan SOP dan SPI dapat berjalan secara optimal serta kinerja pegawai (dosen dan tenaga pendidikan) dapat diawasi dengan baik. Namun, sebelum menggunakan aplikasi basis data digital terlebih dahulu dilakukan pelatihan kepada pegawai (dosen dan tenaga pendidikan) yang akan menggunakan aplikasi tersebut, sehingga tidak terjadi human error atau kesalahan pemakaian aplikasi yang bisa merugikan organisasi. Hal ini mengindikasikan adanya kebutuhan untuk peninjauan aplikasi basis data digital yang lebih mendalam dan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dan efektivitas dalam penerapannya di Program Studi Administrasi Bisnis.
Copyrights © 2026