Penelitian ini bertujuan memetakan komunikasi identitas lintas generasi dalam penggunaan media sosial dengan menggunakan kerangka Communication Theory of Identity (CTI) yang meliputi personal layer, enactment layer, relational layer, dan communal layer. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode deskriptif. Data kuantitatif diperoleh melalui survei terhadap 128 responden yang terdiri dari generasi Z (38 orang), generasi Y (31 orang), generasi X (31 orang), dan baby boomer (28 orang), sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan empat informan yang mewakili masing-masing generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi identitas lintas generasi lebih dominan berada pada communal layer (mean 2,8375) yang diikuti oleh relational layer (mean 2,7375), dengan 81,3% responden berada pada kategori komunikasi identitas tinggi. Pada generasi Z dan generasi Y komunikasi identitas didominasi oleh communal layer, pada generasi X oleh communal layer yang diikuti personal layer, sedangkan pada generasi baby boomer oleh relational layer. Temuan ini menunjukkan bahwa pembentukan identitas dalam media sosial lebih banyak dipengaruhi oleh keterlibatan komunitas dan hubungan interpersonal dibandingkan ekspresi identitas individual.
Copyrights © 2026