Penerangan Jalan Umum (PJU) sarana penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, tantangan mendasar dalam pengelolaan sistem kelistrikan PJU saat ini terletak pada upaya mencapai keseimbangan antara mutu pencahayaan dan efisiensi penggunaan energi. Pada banyak ruas jalan di Kota Mataram masih dijumpai penerapan teknologi PJU yang tidak sesuai standar ditandai oleh tingkat iluminasi dan kemerataan cahaya yang tidak sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pencahayaan serta mengoptimalkan sistem PJU pada ruas Jalan Langko, Kota Mataram, berdasarkan standar SNI 7391:2008. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung intensitas pencahayaan (lux) di lapangan serta simulasi menggunakan perangkat lunak DIALux. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar titik memiliki tingkat iluminasi yang cukup baik, namun masih terdapat beberapa lokasi dengan distribusi cahaya belum merata. Simulasi dilakukan dengan dua skenario konfigurasi, yaitu susunan lampu berhadapan (kondisi eksisting) dan bersilangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa konfigurasi bersilangan menghasilkan distribusi cahaya yang lebih seragam, mengurangi potensi silau, serta meningkatkan kenyamanan visual pengguna jalan tanpa menambah konsumsi energi. Dengan demikian, optimalisasi tata letak PJU berbasis simulasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pencahayaan pada infrastruktur jalan di Kota Mataram.
Copyrights © 2026