Pengembangan kewirausahaan olahan hasil pertanian merupakan strategi penting dalam pembangunan pertanian modern karena berkontribusi pada penciptaan nilai tambah, peningkatan daya saing, dan penguatan ekonomi pedesaan. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya kelembagaan, serta terbatasnya akses terhadap pasar dan inovasi. Dalam konteks tersebut, penyuluhan pembangunan memiliki peran strategis sebagai proses edukatif dan pemberdayaan untuk mendukung pengembangan kewirausahaan olahan hasil pertanian. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis temuan penelitian terdahulu mengenai peran penyuluhan dalam pengembangan kewirausahaan olahan hasil pertanian melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian menggunakan kajian literatur terhadap artikel jurnal, buku, dan prosiding ilmiah yang relevan, baik nasional maupun internasional, yang dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyuluhan berperan penting dalam peningkatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan dan partisipasi pelaku usaha, fasilitasi adopsi inovasi, penguatan kelembagaan dan jejaring usaha, serta sebagai penghubung antara kebijakan dan praktik pembangunan. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan pembangunan merupakan kunci dalam mendorong kewirausahaan olahan hasil pertanian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2026