Kemiskinan di wilayah perkotaan masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk di Kota Medan. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan ekonomi, tetapi juga terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan sosial dan pemberdayaan. Nilai gotong royong sebagai budaya masyarakat Indonesia dapat menjadi salah satu strategi dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gotong royong melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan komunitas masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap program sosial seperti bank sampah, posyandu, dan komunitas pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kolaboratif tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta memberikan manfaat dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Dengan demikian, gotong royong yang didukung oleh kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam membantu mengurangi kemiskinan serta memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.
Copyrights © 2026