Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mengidentifikasi pola kesalahan siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Salatiga dalam menyelesaikan soal fungsi linier berdasarkan kerangka Watson’s Error Category. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa yang dipilih melalui purposive sampling dengan variasi skor tes diagnostik antara 65 hingga 90. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model Sugiyono (2022). Temuan menunjukkan bahwa profil kesalahan siswa bersifat heterogen dan berbanding lurus dengan kemampuan kognitifnya. Siswa berkemampuan tinggi cenderung melakukan kesalahan Inappropriate Data (ID) karena kurang teliti mengekstraksi informasi. Siswa berkemampuan sedang dominan melakukan kesalahan Omitted Conclusion (OC) akibat rendahnya fokus pada tahap finalisasi. Sementara itu, siswa berkemampuan rendah mengalami hambatan fundamental berupa Inappropriate Procedure (IP) dan Skills Insufficiency (SI) yang dipicu oleh lemahnya penguasaan aljabar dasar serta rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya penguatan materi prasyarat aljabar dan verifikasi jawaban akhir. Kerangka Watson terbukti efektif sebagai instrumen diagnostik untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih terarah.
Copyrights © 2026