Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, namun masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif, khususnya di Sanggar Bimbingan Pandan Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa serta respon siswa terhadap pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest terhadap 8 siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan peningkatan kemampuan siswa serta analisis statistik inferensial melalui uji paired sample t-test untuk menguji perbedaan kemampuan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa meningkat dari 50,00 pada pretest menjadi 86,25 pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, respon siswa terhadap pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 3,72. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Wordwall berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Copyrights © 2026