Pengembangan keterampilan hidup (life skills) pada siswa sekolah dasar menjadi fokus penting dalam pendidikan abad ke-21 karena perannya yang krusial dalam mendukung keberhasilan akademik, kesejahteraan sosial-emosional, serta kemampuan adaptasi siswa sejak usia dini. Namun, efektivitas penguatan keterampilan hidup sangat bergantung pada ketersediaan instrumen asesmen yang valid, reliabel, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak, khususnya dalam konteks layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Meskipun berbagai instrumen telah dikembangkan, kajian yang memetakan secara sistematis arah, tren, dan karakteristik instrumen asesmen keterampilan hidup siswa sekolah dasar dari perspektif bimbingan dan konseling masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis tren dan arah pengembangan instrumen asesmen keterampilan hidup bagi siswa sekolah dasar dari perspektif bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada empat basis data utama, yaitu Scopus, Web of Science, ERIC, dan PsycINFO, untuk artikel yang dipublikasikan pada periode 2010–2025. Melalui proses identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan yang ketat, diperoleh 90 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa instrumen asesmen keterampilan hidup siswa sekolah dasar terutama mengukur domain keterampilan sosial-interpersonal, regulasi emosi, pengelolaan diri, dan pemecahan masalah, sementara aspek kesadaran karier dan adaptabilitas kontekstual masih relatif kurang mendapat perhatian. Skala laporan diri dan penilaian guru merupakan jenis instrumen yang paling dominan, sedangkan asesmen berbasis kinerja dan digital masih berkembang namun belum banyak digunakan. Secara geografis, pengembangan instrumen didominasi oleh negara-negara Global North, yang menimbulkan tantangan terkait relevansi budaya dan kesetaraan pengukuran. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan instrumen asesmen keterampilan hidup yang sensitif terhadap perkembangan, konteks budaya, dan kebutuhan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.
Copyrights © 2026