Kelompok Pembudidaya Kepiting Muge Crab di Muaragembong menghadapi permasalahan rendahnya produksi akibat tingkat kematian tinggi dan teknik budidaya yang masih konvensional. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota melalui pelatihan penerapan teknologi wanamina dan manajemen usaha. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan praktik langsung pada empat materi: pembuatan wanamina kepiting, pembuatan pakan, pembuatan kolam terpal, dan penyusunan jadwal produksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi anggota yang sangat signifikan pada semua materi, dengan rata-rata kenaikan tertinggi pada pembuatan jadwal produksi (89%) dan terendah pada pembuatan kolam terpal (50%). Dampak ekonomi yang dicapai sangat transformatif, dengan produksi kepiting meningkat 400% (dari 5 kg/bulan menjadi 25 kg/bulan) dan pendapatan anggota melonjak 402% (dari Rp.650.000/bulan menjadi Rp.3.262.500/bulan). Disimpulkan bahwa program pelatihan yang komprehensif berhasil meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial anggota, yang secara langsung berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi, sekaligus mendukung kelestarian ekosistem mangrove melalui pendekatan wanamina.
Copyrights © 2026