Jerawat merupakan masalah kulit yang umum dialami remaja hingga dewasa, dengan salah satu penyebab utamanya adalah infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Terapi yang banyak digunakan saat ini adalah antibiotik topikal, namun pemakaian jangka panjang dapat menimbulkan resistensi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengobatan berbahan alam yang aman dan memiliki aktivitas antibakteri. Umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan menggunakan ekstrak etanol umbi bawang dayak pada konsentrasi 4%, 8%, dan 12%. Uji efektivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pada semua konsentrasi mampu membentuk zona hambat. Peningkatandaya hambat terlihat seiring bertambahnya konsentrasi, dengan konsentrasi 12% menunjukkan aktivitas paling tinggi. Kesimpulannya, ekstrak umbi bawang dayak memiliki potensi sebagai sumber antibakteri alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk pencegahan maupun pengobatan jerawat. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja, efektivitas pada konsentrasi lain, serta keamanan penggunaannya.
Copyrights © 2026