Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komposisi komisaris independen, kompetensi komite audit, dan kepemilikan institusional terhadap likuiditas perusahaan sub sektor asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2024. Menggunakan analisis regresi data panel dengan metode efek acak, hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi kompetensi komite audit dan kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap likuiditas perusahaan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa komposisi komisaris independen memiliki p-value 0.8711, komite audit memiliki p-value 0.0002, dan kepemilikan institusional memiliki p-value 0.0338. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang peran elemen-elemen Good Corporate Governance (GCG) dalam menjaga likuiditas perusahaan asuransi. Temuan ini juga menunjukkan bahwa meskipun komposisi komisaris independen tidak signifikan, pengawasan eksternal melalui kepemilikan institusional berperan besar dalam stabilitas finansial perusahaan.
Copyrights © 2025