Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran audit internal dalam mendukung penerapan manajemen risiko pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung. Permasalahan yang diangkat berfokus pada sejauh mana fungsi audit internal, yang dijalankan oleh Inspektorat Daerah, berkontribusi terhadap efektivitas manajemen risiko dalam menghadapi tantangan strategis sektor ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal telah menjalankan fungsi assurance dan konsultatif, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen risiko. Temuan juga menunjukkan masih adanya kendala berupa keterbatasan dokumentasi risiko, kurang optimalnya pemantauan risiko, dan budaya sadar risiko yang belum merata di seluruh unit kerja. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa audit internal berperan strategis namun perlu diperkuat dari sisi koordinasi, kompetensi auditor, dan dukungan manajerial. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya perumusan kebijakan tata kelola risiko yang lebih adaptif dan penguatan sinergi antara Inspektorat dan manajemen DKPP untuk membangun sistem pengendalian intern yang lebih efektif.
Copyrights © 2025