Kompleksitas variasi produk dan kebutuhan koordinasi lintas fungsi menuntut pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi produk dan Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR) terhadap kinerja rantai pasok produk Super Sun di PT PLN (Persero) Pusharlis UP2W III Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey explanatory research yang berlandaskan filsafat positivisme. Jenis penelitian bersifat deskriptif. Data primer diperoleh melalui kuesioner skala Likert 1–5, wawancara mendalam, dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari laporan internal perusahaan periode 2023–2025 dan literatur terkait. Analisis data menggunakan SmartPLS dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa variasi produk tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja rantai pasok, tetapi berpengaruh signifikan terhadap CPFR. CPFR berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rantai pasok serta memediasi secara penuh hubungan antara variasi produk dan kinerja rantai pasok. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi perencanaan dan peramalan dalam meningkatkan efektivitas rantai pasok.
Copyrights © 2026