Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dikenal sebagai tanaman obat dengan banyak kegunaan. Namun, senyawa ini memiliki kelarutan air yang rendah sehingga membatasi bioavailabilitasnya. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dilakukan formulasi ekstrak jahe merah ke dalam sistem penghantaran obat Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi sediaan SNEDDS dari ekstrak jahe merah. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. SNEDDS diformulasikan menggunakan Virgin Coconut Oil sebagai fase minyak, Tween 80 sebagai surfaktan, dan PEG 400 sebagai kosurfaktan. Evaluasi dilakukan terhadap delapan formula melalui uji organoleptik, sentrifugasi, Heating-cooling cycle, pengukuran pH, dan analisis ukuran partikel. Hasil menunjukkan bahwa formula F4 hingga F8 memiliki stabilitas yang baik, dengan formula F8 menunjukkan ukuran partikel nano rata-rata sebesar 14,37 ± 0,47 nm dan indeks polidispersitas sebesar 0,30 ± 0,043, yang mengindikasikan distribusi partikel yang homogen. Kesimpulannya, ekstrak jahe merah dapat diformulasikan ke dalam sistem SNEDDS yang stabil dan berpotensi meningkatkan bioavailabilitas senyawa aktifnya.
Copyrights © 2026