Pendahuluan: Pasien skizofrenia dengan harga diri rendah (HDR) sering menunjukkan penilaian diri yang negatif, perasaan tidak berharga, serta kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan fungsi sosial dan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan harga diri pasien skizofrenia adalah art therapy, yaitu terapi yang memanfaatkan aktivitas seni sebagai media untuk mengekspresikan emosi, pikiran, dan pengalaman secara kreatif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh art therapy terhadap peningkatan harga diri pada pasien skizofrenia melalui metode literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui database ProQuest, EBSCO, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “art therapy”, “terapi seni”, “pasien skizofrenia”, dan “harga diri rendah”. Proses seleksi artikel menggunakan metode PRISMA dengan kriteria inklusi yaitu penelitian kuantitatif maupun kualitatif, memiliki variabel independen art therapy dan variabel dependen harga diri rendah pada pasien skizofrenia, dilakukan di Indonesia, serta dipublikasikan pada tahun 2018–2026. Hasil: Hasil penelusuran menemukan 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dengan desain penelitian quasi-experimental dan studi kasus serta jumlah responden yang bervariasi. Bentuk art therapy yang digunakan dalam penelitian meliputi terapi menggambar, terapi kreasi seni, dan pembuatan kerajinan tangan. Sebagian besar penelitian menunjukkan adanya peningkatan harga diri setelah diberikan intervensi art therapy yang ditunjukkan melalui nilai p-value < 0,05 atau peningkatan skor self-esteem pada pasien skizofrenia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil literature review, art therapy terbukti efektif dalam meningkatkan harga diri pasien skizofrenia. Intervensi ini dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan jiwa untuk meningkatkan kepercayaan diri, interaksi sosial, serta kualitas hidup pasien. Kata kunci: art therapy, harga diri rendah, skizofrenia, self-esteem, keperawatan jiwa.
Copyrights © 2026