cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ners.lentera@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dinoyo 42-44
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ners Lentera
ISSN : 2338624X     EISSN : 26144352     DOI : https://doi.org/10.33508/ners
Core Subject : Health,
JURNAL NERS LENTERA dengan e-ISSN: 2614-4352 dan p-ISSN: 2338-624X merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Jurnal ini merupakan sarana publikasi bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dalam lingkup keperawatan medikal-bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan manajemen keperawatan. JURNAL NERS LENTERA terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September. Artikel yang terbit telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 178 Documents
PENGARUH MODIFIKASI SENAM JANTUNG+YOGA TERHADAP KADAR SERUM KOLESTEROL PENDERITA HIPERTENSI STADIUM 1 Wahyu Werdani, Yesiana Dwi
JURNAL NERS LENTERA Vol. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v2i1.683

Abstract

Saat ini manajemen penderita hipertensi di masyarakat masih mengutamakan pengobatan tanpa diimbangi oleh modifikasi gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efek senam jantung, yoga (asana & pranayama), serta modifikasi senam jantung+yoga terhadap kadar kolesterol serum pada hipertensi stadium I. Desain yang digunakan adalah nonequivalent group pre-post test. Populasinya adalah semua pasien hipertensi stage 1 di RW IV Pakis Surabaya, di antaranya 27 orang diambil sebagai responden sesuai kriteria inklusi. Responden dibagi dalam 3 kelompok eksperimen. Variabel independennya adalah: 1) senam jantung, 2) yoga (asana & pranayama), dan 3) modifikasi senam jantung+yoga. Variabel dependennya adalah kadar kolesterol serum yang diukur dengan alat pengukur kolesterol (Easy Touch GCU). Data dianalisis dengan uji One Way Anova. Hasilnya menunjukkan bahwa modifikasi senam jantung+yoga lebih berhasil menurunkan kadar kolesterol serum (p = 0.001) dibandingkan dengan yang non-modifikasi. Modifikasi senam jantung+yoga merupakan stimulator bagi tubuh, yang bila dilakukan secara berulang-ulang dan teratur, meningkatkan respon adaptasi fisiologis dari organ-organ tubuh
PERAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DIABETIK DI RUMAH Purnama Sari, Ni Putu Wulan; Susanti, Natalia Liana; Sukmawati, Ermalynda
JURNAL NERS LENTERA Vol. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v2i1.684

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronik yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran pengalaman keluarga dalam merawat klien diabetik di rumah berdasarkan lima pilar penatalaksanaan DM. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi fenomenologi. Populasi target adalah keluarga klien DM yang berobat di Klinik Bratang Tangkis Surabaya. Besar sampel sembilan orang yang diseleksi dengan teknik sampling purposif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, pedoman wawancara, catatan lapangan, dan alat perekam suara. Data ditranskripsi, diinterpretasi, dan dianalisis dengan analisis tematik. Dominator dalam proses perawatan adalah pasangan klien. Peran keluarga adalah dalam: 1) pengaturan diet DM: koordinator; 2) pengaturan latihan fisik: motivator; 3) pengaturan manajemen obat: koordinator; 4) pemantauan kadar gula darah: motivator; dan 5) deteksi dini tanda/gejala komplikasi: pengawas pasif. Peran keluarga yang variatif membantu klien mengendalikan kadar gula darahnya.
PROMOSI KESEHATAN: EFEKTIVITAS INTERVENSI PENYULUHAN DAN BACAAN PADA IBU MENYUSUI IWattimena, Inge; Hapsari, Elisabet Widyaning
JURNAL NERS LENTERA Vol. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v2i1.685

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah asupan alami yang tidak tergantikan. Target Pemerintah agar 80% ibu menyusui minimal 6 bulan belum tercapai. Untuk mengantisipasinya dilakukan Promosi Kesehatan dengan penyuluhan dan bacaan (buku karya peneliti). Studi ini meneliti efektivitas intervensinya. Metode penelitian: I) kelompok 45 ibu hamil yang pernah diberi intervensi suluh (S), atau bacaan (B), atau suluh+bacaan (S+B), dan sekarang anak sudah berumur lebih dari enam bulan. Kepada mereka dikirim (per surat) kuesioner dengan pilihan jawaban (analisis one shot case study); II) kelompok eksperimen pre-post test design, terdiri dari 30 ibu hamil dan 30 ibu pasca melahirkan kurang dari 1 bulan. Tiap kelompok dibagi tiga sub-kelompok (a 10 orang) yang masing-masing mendapat intervensi S, atau B, atau S+B. Hasil kelompok I: sebanyak 84% ibu berhasil menyusui lebih dari enam bulan. Secara keseluruhan (untuk kelompok I dan II) dapat disimpulkan bahwa ke-tiga intervensi berperan positif dalam meningkatkan sikap dan wawasan, dengan intervensi S+B paling kuat berpengaruh pada kelompok II. Hasil ini dapat diimplementasikan pada Promosi Kesehatan untuk menggalakkan ibu menyusui
PENGARUH YOGA ASANAS TERHADAP SKOR ANKLE-BRACHIAL INDEX DAN INTENSITAS INTERMITTENT CLAUDICATION PADA PASIEN PERIPHERAL ARTERIAL DISEASE Wahyu Werdani, Yesiana Dwi
JURNAL NERS LENTERA Vol. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v2i1.686

Abstract

Peripheral Arterial Disease (PAD) adalah stenosis progesif arteri pada ekstremitas bawah, yang menyebabkan ketidaklancaran aliran darah, sehingga skor Ankle-Brachial Index (ABI) dapat menurun, dan dapat menimbulkan Intermitten Claudication (IC). Tujuan penelitian ini adalah membuktikan pengaruh yoga asanas terhadap skor ABI dan intensitas IC pada pasien peripheral arterial disease. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Experiment Design dengan pendekatan Nonequivalent Groups Pre Test-Post test. Populasinya adalah penderita PAD di RW III Kelurahan Keputran Surabaya. Sampel berjumlah 36 orang dikumpulkan dengan teknik purposive sampling, dan dibagi dua menjadi kelompok kontrol dan kelompok dengan intervensi. Variabel independennya adalah yoga asanas, sedang variabel dependennya adalah adalah skor ABI dan intensitas IC. Instrumen yang digunakan adalah sphygmomanometer aneroid, arterial dopler, dan Numeric Rating Scale. Beda skor ABI untuk kelompok perlakuan maupun kelompok kontrol, diuji dengan independent samples t-test, dengan hasil p = 0.000. Beda intensitas IC antara kedua kelompok diuji dengan Mann Whitney U-Test, dengan hasil p = 0.000. Kesimpulannya adalAah yoga asanas menyebabkan otot berkontraksi dan vasodilatasi, yang meningkatkan skor ABI dan menurunkan intensitas IC
PROGRAM SELF-MANAGEMENT: ATASI NYERI DAN TINGKATKAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER Purnama Sari, Ni Putu Wulan
JURNAL NERS LENTERA Vol. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v2i1.687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literatur, artikel, dan jurnal penelitian yang berkaitan dengan program Self-Management dalam penerapannya untuk menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kualitas hidup para penderita kanker usia dewasa. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel jurnal di beberapa database dengan menggunakan kata kunci. Dari hasil penelusuran didapatkan 65 artikel, diantaranya ada 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian ini. Yang ditelaah adalah desain, sampel, perlakuan, parameter yang diukur, hasil penelitian, dan kesimpulannya. Hasil telaahan menunjukkan bahwa program Self-Management yang diterapkan pada orang dewasa dengan kanker bervariasi dari segi komponen intervensinya, dan program ini efektif untuk menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kualitas hidup penderita kanker. Program Self-Management disusun berdasarkan kebutuhan spesifik penderita sehingga komponen intervensi di dalamnya beragam. Program ini terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien dewasa dengan kanker
MENELUSURI ARUS PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENGOBATAN KE LUAR NEGERI Wattimena, Inge
JURNAL NERS LENTERA Vol. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v2i1.688

Abstract

Pada tahun-tahun terakhir terjadi arus pemeriksaan kesehatan dan pengobatan ke luar negeri, meskipun ilmu dan teknologi dalam bidang kesehatan di Indonesia tidaklah jauh berbeda dibandingkan dengan keadaan di luar negeri. Keadaan ini kurang mendukung kepercayaan pada pelayanan dan ilmu kesehatan, serta pertumbuhan perekonomian di dalam negeri. Untuk menelusuri fenomena ini dilakukan suatu survei kualitatif pada sepuluh orang yang bersedia memberi masukan tentang apa dan mengapa masalah ini terjadi. Hasilnya menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dalam kualitas, kerjasama tim, etika, dan sarana, dinilai kurang memuaskan dan kurang dapat dipercaya. Keadaan yang kurang kondusif ini berimbas pada kesehatan dan kesejahteraan pasien maupun keluarganya. Profesionalisme, modernisasi yang multidimensi, dan penanganan kesehatan secara holistik yang dilakukan negara tetangga, menjadi daya tarik yang bernilai tinggi. Keseluruhan hasil survei ini merupakan masukan berharga untuk menumbuh kembangkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi di Indonesia.
BIMBINGAN KADER POSYANDU DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN IBU BALITA DI POSYANDU (Cadre’s Guidance with Visit Compliance of Children’s Mother in Posyandu) Sari, Nia Novita
JURNAL NERS LENTERA Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v3i1.708

Abstract

Pendahuluan: Pembangunan kesehatan dapat berfungsi optimal apabila ditunjang oleh pemberdayaan masyarakat dan sebagai wujud dari pemberdayaan masyarakat adalah adanya bimbingan kader posyandu dan ibu balita yang membawa balitanya ke Posyandu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara bimbingan kader posyandu dengan kepatuhan kunjungan ibu balita ke Posyandu. Metode: Desain penelitian yang digunakan ialah observasional, analitik, dan retrospektif. Populasinya ibu yang mempunyai balita yang terdaftar di wilayah kerja Posyandu Flamboyan 1 dengan jumlah sampel 70 responden. Metode samplingnya adalah total sampling. Variabel independennya adalah bimbingan kader posyandu sedangkan variabel dependennya ialah kepatuhan kunjungan ibu balita ke Posyandu. Alat ukur menggunakan kuesioner tertutup untuk mengukur bimbingan kader posyandu dan register posyandu untuk mengukur kepatuhan kunjungan ibu balita ke Posyandu. Data dianalisis dengan uji Contingency coefficient. Hasil: Ada korelasi yang signifikan antara bimbingan kader posyandu dengan kepatuhan kunjungan ibu balita ke Posyandu (p=0,000). Pembahasan: Bimbingan kader Posyandu sudah cukup aktif yang ditunjang juga dengan latar belakang pendidikan ibu yang cukup memadai. Kesimpulan: Bimbingan yang diberikan kader posyandu dapat mendorong ibu balita datang ke Posyandu.
DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEBERHASILAN ISTERI UNTUK MENYUSUI (Husband Support in Wife Breastfeeding Success) Wattimena, .; Yesiana, .; Minarti, .; Nainggolan, .; Somarwain, .
JURNAL NERS LENTERA Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v3i1.709

Abstract

Pendahuluan: Angka keberhasilan isteri menyusui minimal selama enam bulan belum mencapai 80% target dari World Health Organization. Suami sebagai pasangan yang ikut bertanggungjawab terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak, diharapkan mendukung isteri dalam masalah menyusui. Bagaimanakah hubungan dukungan suami dengan keberhasilan isteri untuk menyusui? Metode: Dua penelitian dilakukan di dua daerah Surabaya Tengah dengan 30 isteri dan 30 suami. Mereka mengisi kuesioner berskala Likert yang itemnya valid dan reliabel. Kuesioner pertama berisi pernyataan tentang dukungan suami, dan kedua berisi pernyataan tentang keberhasilan menyusui lebih dari enam bulan, baik secara eksklusif atau tidak. Data kedua kuesioner dianalisis secara statistik dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Dukungan suami dengan keberhasilan isteri untuk menyusui berkorelasi positif dan signifikan. Pembahasan: Dukungan suami dalam membantu pekerjaan rumah tangga, melibatkan diri dalam merawat anak, memperhatikan asupan isteri yang memadai, memberi isteri dan anak kenyamanan dalam proses menyusui, serta meyakinkan isteri untuk dapat menyusui, merupakan dukungan positif. Dukungan ini berimbas positif pada usaha isteri untuk berhasil menyusui. Kesimpulan: Dukungan suami yang praktis dan emosional, yang meringankan beban isteri dalam berkeluarga serta menghargai dan membesarkan semangat, menjadi kekuatan isteri untuk berhasil menyusui. Temuan ini dapat disosialisasikan dalam program Promosi Kesehatan.
HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN FAKTOR RISIKO DIABETES MELLITUS (TEKANAN DARAH, KADAR GULA DARAH DAN INDEKS MASSA TUBUH) PADA USIA DEWASA AWAL DI WILAYAH KECAMATAN GERIH KABUPATEN NGAWI (Correlation Between Waist Circumference and Diabetes Mellitus Ris Manungkalit, Maria; Kusnanto, .; Purbosari, Ana Dyah Ayu
JURNAL NERS LENTERA Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v3i1.710

Abstract

Pendahuluan: Diabetes mellitus adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula darah akibat kekurangan hormon insulin secara absolut. Mengukur nilai Lingkar Pinggang adalah salah satu cara mengukur distribusi lemak dalam tubuh. Apabila Lingkar Pinggang melebihi batas normal dapat menyebabkan kegemukan, jadi merupakan faktor utama timbulnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Diabetes mellitus. Metode: Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara Lingkar Pinggang dengan faktor resiko Diabetes mellitus (Tekanan Darah, Kadar Gula Darah dan Indeks Massa Tubuh) pada usia dewasa awal dengan 58 responden. Hasil: Hasil analisa korelasi menggunakan Pearson menunjukkan bahwa nilai korelasi Lingkar Pinggang dengan Tekanan Darah sistolik adalah 0,306 (p>0.05), nilai korelasi Lingkar Pinggang dengan Tekanan Darah Diastolik adalah 0,062 (p>0.05). Hasil korelasi Lingkar Pinggang dengan Kadar Gula Darah adalah 0,801 (p>0.05). Berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara Lingkar Pinggang dengan Tekanan Darah dan Kadar Gula Darah. Hasil korelasi Lingkar Pinggang dengan Indeks Massa Tubuh adalah 0,000 (p
PENGARUH SENAM JANTUNG TERHADAP DURASI PENURUNAN TEKANAN DARAH DAN NADI ISTIRAHAT PADA HIPERTENSI STADIUM 1 (The Effect of Heart Exercises on the Duration of Blood Pressure and Resting Heart Rate Decrease in Hypertension Stage 1) Werdani, Yesiana Dwi Wahyu; Sawo, Elisabeth Bebhe
JURNAL NERS LENTERA Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v3i1.711

Abstract

Pendahuluan: Perubahan gaya hidup dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap terjadinya hipertensi. Salah satu penatalaksanaan hipertensi dapat berupa terapi non farmakologis yaitu senam jantung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh senam jantung terhadap durasi penurunan tekanan darah dan nadi istirahat pada pasien hipertensi stadium 1. Metode: Desain yang digunakan adalah Time Series Design. Populasi pasien hipertensi stadium 1 yang berada di wilayah Dinoyo RW IV, dengan jumlah sampel 15 responden, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah senam jantung, variabel dependen adalah durasi penurunan tekanan darah dan nadi istirahat. Alat ukur yang digunakan adalah sphygnomanometer mercury, stetoscope, jam tangan analog. Data dianalisis dengan uji Paired T-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah mulai tampak adanya penurunan yang signifikan pada minggu ke-4, dengan nilai p = 0,042 untuk tekanan darah sistole dan 0,027 untuk tekanan darah diastole. Sedangkan penurunan signifikan pada nadi istirahat mulai tampak pada minggu ke-3, dengan nilai p = 0,04. Pembahasan: Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan proses adaptasi dan peningkatan elastisitas pembuluh darah pada latihan fisik yang dilakukan secara teratur. Kesimpulan: Senam jantung efektif untuk meningkatkan elastisitas pembuluh darah pada penderita hipertensi stadium 1.

Page 1 of 18 | Total Record : 178