Perkembangan pariwisata halal di Indonesia, khususnya di Lombok sebagai salah satu destinasi unggulan, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Meskipun demikian, kemajuan yang dicapai belum sepenuhnya selaras dengan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi daya tarik wisatawan untuk melakukan kunjungan. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis dampak persepsi terhadap identitas budaya Sasak dan persepsi terhadap standardisasi global pariwisata halal terhadap niat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata halal di Lombok. Metode kuantitatif dengan rancangan asosiatif kausal diterapkan dalam studi ini. Sebanyak 100 partisipan dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan instrumen kuesioner yang didasarkan pada skala Likert dan dianalisis lebih lanjut menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pandangan mengenai jati diri budaya Sasak dan pandangan terhadap standardisasi global dalam pariwisata halal memiliki pengaruh positif yang substansial terhadap keinginan untuk berkunjung, baik ketika dianalisis secara terpisah maupun bersamaan. Penemuan ini menggarisbawahi krusialnya penggabungan nilai-nilai budaya setempat dengan standar internasional dalam pengembangan sektor pariwisata halal. Konsekuensi dari penelitian ini menggariskan perlunya kolaborasi antara otoritas daerah dan pelaku industri pariwisata untuk memaksimalkan potensi budaya lokal yang sejalan dengan prinsip-prinsip wisata halal, demi memperkuat daya tarik destinasi Lombok bagi wisatawan Muslim.
Copyrights © 2025