Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing dan Digital Payment terhadap Kinerja Penjualan UMKM di Kecamatan Soreang, Kota Parepare, baik secara parsial maupun simultan. Di tengah pesatnya transformasi digital, kedua variabel tersebut telah menjadi instrumen strategis yang menentukan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dari 170 responden pelaku UMKM yang telah mengadopsi pemasaran dan pembayaran digital. Teknik analisis mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Digital Marketing berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Penjualan (t = 9,051; sig. = 0,000; β = 0,604); (2) Digital Payment berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Penjualan (t = 3,898; sig. = 0,000; β = 0,287); dan (3) secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Penjualan (F = 83,451; sig. = 0,000) dengan kontribusi determinasi sebesar 50,0% (R² = 0,500). Temuan ini membuktikan bahwa integrasi strategi digital marketing dan sistem digital payment secara terpadu mampu meningkatkan efektivitas penjualan dan memperkuat daya saing UMKM. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi sebagai dasar kebijakan pengembangan ekosistem digital bagi pelaku UMKM dan pemangku kepentingan di Kota Parepare.
Copyrights © 2026