Fenomena bullying di lingkungan sekolah menengah atas masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada psikologis, sosial, dan akademik siswa. Upaya edukasi yang selama ini dilakukan sering kali bersifat konvensional dan kurang menyentuh aspek afektif maupun partisipatif siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merancang sebuah media edukatif berupa Board game “Waspada Bullying” yang bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying sekaligus memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, serta analisis data dengan pendekatan 5W+1H. Target utama adalah siswa SMA kelas X dan XI dengan pertimbangan bahwa masa remaja merupakan fase rentan terhadap perilaku bullying. Board game dirancang berbasis konsep permainan ular tangga dengan elemen pion, dadu, serta tiga jenis kartu (informasi, aksi, penalti) yang memuat pesan moral, pengetahuan, dan konsekuensi dari perilaku bullying. Hasil perancangan menunjukkan bahwa media ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan edukatif dengan cara yang komunikatif, reflektif, dan menyenangkan. Kesimpulannya, Board game “Waspada Bullying” dapat menjadi alternatif media pembelajaran anti-bullying yang efektif bagi siswa SMA. Permainan ini mendorong pemahaman, kesadaran, serta keterlibatan aktif siswa dalam menciptakan budaya sekolah yang aman, positif, dan bebas dari perundungan.
Copyrights © 2026