Sistem pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), telah mengalami perubahan besar sebagai akibat dari transformasi digital yang terjadi selama Revolusi Industri 4.0. Artikel ini membahas peluang dan tantangan yang muncul dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran PAI di era digital. Dengan penelitian ini menggunakan studi pustaka dan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji bagaimana digitalisasi memengaruhi interaksi pembelajaran, kesiapan pendidik, ketersediaan infrastruktur, serta validitas konten keislaman yang beredar di dunia maya. Hasil menunjukkan bahwa meskipun integrasi teknologi dapat meningkatkan motivasi, interaktivitas, dan akses ke pembelajaran, itu juga dapat menimbulkan masalah seperti kesenjangan digital, kurangnya literasi teknologi guru, dan dan risiko informasi agama yang tidak valid. Untuk itu, dibutuhkan suatu kurikulum yang adaptif, metode pembelajaran yang inovatif, serta pelatihan yang berkelanjutan bagi pendidik. Kolaborasi antar pemangku kepentingan memegang peran sentral dalam merancang sebuah sistem pendidikan PAI yang relevan, kontestual dan efektif sesuai konteks dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia di tengah perkembangan era digital.
Copyrights © 2025