Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan self-regulated learning (SRL) pada siswa SMA Negeri di Kecamatan Samarinda Ulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 250 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui skala motivasi belajar dan skala self-regulated learning yang telah melalui proses validasi isi dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara motivasi belajar dan self-regulated learning (r = 0,908; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan motivasi belajar yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan regulasi diri dalam belajar yang lebih baik. Secara deskriptif, mayoritas siswa menunjukkan tingkat motivasi belajar dan self-regulated learning pada kategori tinggi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa motivasi belajar merupakan faktor penting dalam pengembangan kemampuan belajar mandiri pada siswa sekolah menengah atas. Temuan ini memperkuat model teoretis yang mengaitkan konstruksi motivasional dengan self-regulated learning dalam konteks pendidikan menengah.
Copyrights © 2026