Desa Wisata Sidowayah menghadapi kendala signifikan dalam navigasi wisatawan dan promosi digital, yang menghambat potensi ekonomi dan budayanya. Sebanyak 85% wisatawan kesulitan menemukan objek wisata karena minimnya petunjuk arah, dan 70% narasi sejarah lokal berisiko punah karena belum terdokumentasi secara digital. UMKM lokal juga belum memiliki kemampuan pemasaran digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem navigasi berbasis QR Code terintegrasi dan website untuk memperkuat identitas desa dan mendukung UMKM. Metode pelaksanaan meliputi pengembangan kolaboratif: pengumpulan data sejarah lokal, pembuatan QR Code spesifik lokasi, pembangunan website komprehensif (sidowayah.smarttourism.id), pemasangan 75 papan fisik, serta pelatihan partisipatif untuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan UMKM. Hasil kuantitatif dari 116 responden menunjukkan kepuasan pengguna yang tinggi (skor komposit 4,06/5), dengan skor tertinggi pada kelengkapan informasi sejarah (4,32) dan peningkatan pengalaman wisata (4,24). Program berhasil mentransformasi akses digital terhadap warisan budaya dan navigasi. Rekomendasi utama adalah pembentukan tim digital khusus untuk keberlanjutan dan penambahan fitur seperti audio guide untuk pengembangan ke depan.
Copyrights © 2026