Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu daerah dengan penduduk terbanyak di Indonesia, tentu memiliki tanggung jawab yang besar pula untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi seluruh warganya. Hal ini kemudian didukung dengan adanya peluncuran Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai inovasi layanan pencetakan dokumen kependudukan, yang mana adanya mesin ADM ini diharapkan dapat mencegah terjadinya pungli serta mengatasi kesulitan warga dalam mengunduh dokumen kependudukan melalui email sehingga mereka dapat mencetak dokumen menggunakan mesin ADM secara mandiri tanpa biaya. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis terkait bagaimana implementasi mesin ADM dalam proses operasional yang berjalan hingga saat ini. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan analisis dengan menggunakan teori implementasi George Edward III berdasarkan realita yang terjadi dengan berbasis pada data yang dihimpun melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta data pendukung seperti buku, jurnal, atau artikel website. Mengacu pada hasil penelitian dan pembahasan, peneliti menyimpulkan bahwasannya indikator analisis yang mencakup empat aspek dalam konteks teori implementasi Edward III telah terpenuhi dan dapat mengatasi keresahan yang terjadi walaupun terdapat beberapa kendala yang masih perlu dievaluasi.
Copyrights © 2025