Permasalahan sampah di Kabupaten Nganjuk, khususnya di TPA Kedungdowo mengalami peningkatan signifikan seiring pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Salah satu pendekatan yang mulai diimplementasikan adalah penggunaan meja pilah sebagai alat bantu pemilahan awal antara sampah organik dan anorganik sebelum masuk ke landfill. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan meja pilah dalam mengurangi volume sampah akhir serta meningkatkan efisiensi pengelolaan di TPA. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara dengan Petugas TPA, serta analisis data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan meja pilah mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke landfill sebesar 22,66% dalam tiga bulan penerapan awal. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi meja pilah, jika didukung oleh pelatihan, sarana tambahan, dan kebijakan lokal yang tepat, berpotensi besar untuk menekan beban TPA dan menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2025