Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan hilirisasi dan harga nikel internasional terhadap kinerja ekspor komoditas nikel Indonesia. Hilirisasi merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui proses pengolahan sebelum diekspor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data harga nikel dunia dan nilai ekspor nikel Indonesia periode 2016–2025. Variabel penelitian terdiri dari kebijakan hilirisasi sebagai variabel dummy (sebelum dan sesudah kebijakan), harga nikel internasional sebagai variabel independen, serta kinerja ekspor nikel sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi dan harga nikel internasional memiliki pengaruh terhadap kinerja ekspor komoditas nikel Indonesia. Pada periode sebelum penerapan hilirisasi (2016–2019), nilai ekspor nikel relatif rendah karena ekspor masih didominasi oleh bahan mentah. Setelah kebijakan hilirisasi diterapkan pada tahun 2020, ekspor nikel mengalami peningkatan yang signifikan terutama setelah industri pengolahan mulai berkembang pada periode 2021–2025. Selain itu, perubahan harga nikel dunia juga mempengaruhi nilai ekspor karena kenaikan harga komoditas di pasar global dapat meningkatkan pendapatan ekspor. Dengan demikian, kebijakan hilirisasi terbukti mampu meningkatkan nilai tambah komoditas serta memperkuat daya saing ekspor nikel Indonesia di pasar internasional.
Copyrights © 2026