Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Agumented Reality pada Matakuliah Kebijakan Moneter dan Kebanksentralan : Development of Augmented Reality-Based Teaching Materials for Monetary Policy and Central Banking Courses Silaban, Putri Sari M J; Putriku, Aurora Elise; Yuni, Revita; Hasibuan, Novita Indah
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.5002

Abstract

Teaching materials play an essential role in the learning process, one of which is to promote independent learning. Teaching materials provide students with the opportunity to learn on their own. Graduate achievement is required for this course. Students must be able to understand economic problems, relevant monetary policies, and steps taken by central banks to address economic problems, especially the implementation of monetary policy by central banks. The scope of discussion includes an introduction, money supply, money demand theory, Bank Indonesia as a central bank, and monetary policy. Innovative teaching materials and independent learning spaces are needed to facilitate this goal for students. Teaching materials are made in the form of three-dimensional augmented reality. This study adapts the ADDIE development model. Due to time constraints, this study did not conduct a final evaluation before the formative evaluation stage. Three validators have verified the augmented reality-based learning materials, and the results show that the learning materials are helpful but need to be modified. A study was conducted on a large-scale group of 25 students in the fifth semester who were selected randomly. Learning materials are effective in the learning process based on test results.
ANALISIS FAKTOR “ FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI SUMATERA UTARA Silaban, Putri Sari M J; Sianturi, Annerika; Br.Sembiring, Jessica Putri
NIAGAWAN Vol. 13 No. 1 (2024): NIAGAWAN VOL 13 NO 1 Maret 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v13i1.55999

Abstract

Ketimpangan merupakan salah satu penghambat dalam pembangunan ekonomi di setiap negara. Perbedaan pendapatan terlihat membuat jarak antara kelompok kaya dan miskin semakin jauh dan kesejahteraan secara tidak merata menunjukkan masih banyak kelas masyarakat atas dengan bawah. Pada penelitian ini dimaksudkan untuk melihat pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, IPM dan tingkat pengangguran terbuka terhadap ketimpangan pendapatan masyarakat di Provinsi Sumatera Utara. Objek penelitian ini yaitu 33 Kab/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode regresi data panel. Pengolahan data dengan perangkat lunak E-views 12. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Ketimpangan Pendapatandengan nilai probability 0,2952. Variabel IPM berpengaruh negatif  dan signifikan terhadap Ketimpangan Pendapatan dengan nilai probability 0,0000. Variabel Tingkat pengangguran Terbuka berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Ketimpangan Pendapatan dengan nilai probabilitynya sebesar 0,7193. Secara simultan Pertumbuhan Ekonomi, IPM, dan Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan serta ketiga variabel yang diteliti memiliki kontribusi sebesar 70,57% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Agumented Reality pada Matakuliah Kebijakan Moneter dan Kebanksentralan : Development of Augmented Reality-Based Teaching Materials for Monetary Policy and Central Banking Courses Silaban, Putri Sari M J; Putriku, Aurora Elise; Yuni, Revita; Hasibuan, Novita Indah
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.5002

Abstract

Teaching materials play an essential role in the learning process, one of which is to promote independent learning. Teaching materials provide students with the opportunity to learn on their own. Graduate achievement is required for this course. Students must be able to understand economic problems, relevant monetary policies, and steps taken by central banks to address economic problems, especially the implementation of monetary policy by central banks. The scope of discussion includes an introduction, money supply, money demand theory, Bank Indonesia as a central bank, and monetary policy. Innovative teaching materials and independent learning spaces are needed to facilitate this goal for students. Teaching materials are made in the form of three-dimensional augmented reality. This study adapts the ADDIE development model. Due to time constraints, this study did not conduct a final evaluation before the formative evaluation stage. Three validators have verified the augmented reality-based learning materials, and the results show that the learning materials are helpful but need to be modified. A study was conducted on a large-scale group of 25 students in the fifth semester who were selected randomly. Learning materials are effective in the learning process based on test results.
Analisis Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Tingkat Investasi di Indonesia Tahun 2020-2025 Tarigan, Riyani; Gaol, Olivia Kristin Lumban; Sihombing, Krista Bella; Hamdani, M; Sitanggang, Lisbet Saulintia; Fitrawaty, Fitrawaty; Silaban, Putri Sari M J
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga dan inflasi terhadap tingkat investasi di Indonesia pada periode 2020-2025. Investasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara karena berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan ekonomi secara berkelanjutan. Perubahan kondisi makroekonomi seperti tingkat suku bunga dan inflasi dapat memengaruhi keputusan investor dalam menanamkan modalnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana hubungan kedua variabel tersebut terhadap tingkat investasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistika (BPS) melalui situs bps.go.id serta berbagai jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur. Analisis data dilalukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan data mengenai perkembangan suku bunga, inflasi, dan tingkat investasi di Indonesia selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat investasi, dimana kenaikan suku bunga cenderung menurunkan minat investasi karena meningkatnya biaya modal. Namun demikian, pada periode 2020-2025 pengaruh suku bunga tidak selalu dominan karena keputusan investasi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pemulihan ekonomi, stabilitas nasional, kebijakan pemerintah, ekspektasi keuntungan. Sementara itu, inflasi juga memiliki pengaruh positif terhadap tingkat investasi selama berada pada tingkat yang stabil dan terkendali. Inflasi yang moderat dapat mampu menciptakan kepastian harga serta meningkatkan kepercayaan investor dalam melakukan kegiatan produksi dan ekspansi usaha. Secara simultan, suku bunga dan inflasi mencerminkan stabilitas makroekonomi yang berperan penting dalam mendorong peningkatan investasi. Kombinasi suku bunga yang terkendali dan inflasi yang stabil dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, meskipun dalam kondisi tertentu seperti pada tahun 2020, tingkat investasi tetap rendah akibat adanya faktor eksternal berupa pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi makro dan kebijakan pemerintah yang tepat dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif.
Pengaruh Kebijakan Hilirisasi Terhadap Kinerja Ekspor Komoditas Nikel di Indonesia Sinaga, Widya; Buaton, Modesta; Hutabarat, Ignasya; Sianturi, Tiara; Lubis, Selsi; Fitrawaty, Fitrawaty; Silaban, Putri Sari M J
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan hilirisasi dan harga nikel internasional terhadap kinerja ekspor komoditas nikel Indonesia. Hilirisasi merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui proses pengolahan sebelum diekspor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data harga nikel dunia dan nilai ekspor nikel Indonesia periode 2016–2025. Variabel penelitian terdiri dari kebijakan hilirisasi sebagai variabel dummy (sebelum dan sesudah kebijakan), harga nikel internasional sebagai variabel independen, serta kinerja ekspor nikel sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi dan harga nikel internasional memiliki pengaruh terhadap kinerja ekspor komoditas nikel Indonesia. Pada periode sebelum penerapan hilirisasi (2016–2019), nilai ekspor nikel relatif rendah karena ekspor masih didominasi oleh bahan mentah. Setelah kebijakan hilirisasi diterapkan pada tahun 2020, ekspor nikel mengalami peningkatan yang signifikan terutama setelah industri pengolahan mulai berkembang pada periode 2021–2025. Selain itu, perubahan harga nikel dunia juga mempengaruhi nilai ekspor karena kenaikan harga komoditas di pasar global dapat meningkatkan pendapatan ekspor. Dengan demikian, kebijakan hilirisasi terbukti mampu meningkatkan nilai tambah komoditas serta memperkuat daya saing ekspor nikel Indonesia di pasar internasional.