Kemampuan literasi membaca siswa pada jenjang sekolah menengah pertama masih menunjukkan capaian yang belum optimal, sehingga memerlukan intervensi yang terstruktur melalui lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan literasi 15 menit, mengkaji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SMP Negeri 2 Salimpaung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan waktu untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi 15 menit dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu sebelum pembelajaran dimulai, yaitu pada hari Selasa dan Rabu, dengan pendampingan guru dalam suasana yang tertib dan kondusif. Siswa diberikan kebebasan memilih bahan bacaan nonpelajaran sesuai minat, serta melakukan kegiatan lanjutan seperti merangkum dan membuat karya sederhana. Program ini menunjukkan efektivitas yang cukup baik dalam meningkatkan minat baca, membentuk kebiasaan membaca, serta meningkatkan kemampuan memahami teks dan penguasaan kosakata siswa. Selain itu, kegiatan literasi juga berkontribusi terhadap peningkatan konsentrasi dan kesiapan belajar. Keberhasilan program didukung oleh komitmen guru, kebijakan sekolah, dan ketersediaan fasilitas literasi, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, serta distraksi penggunaan gawai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pelaksanaan dan inovasi program untuk meningkatkan efektivitas literasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026