cover
Contact Name
Rizal Furqan Ramadhan
Contact Email
admin@rizaniamedia.com
Phone
+6285257563813
Journal Mail Official
admin@rizaniamedia.com
Editorial Address
RT 10 RW 04 Pucanganak, Tugu, Kabupaten Trenggalek 66352, Propinsi Jawa Timur
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Library
ISSN : -     EISSN : 30901928     DOI : https://doi.org/10.69533
Core Subject : Science,
Library : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan merupakan media publikasi ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian kritis serta analitis terhadap permasalahan Ilmu Perpustkaan baik nasional maupun internasional. Artikel ilmiah yang dimaksud berupa tinjauan teoritis dan kajian empiris terhadap ilmu-ilmu terkait, yang dapat dipertanggungjawabkan dan disebarluaskan secara nasional dan internasional. Jurnal Library menerima artikel ilmiah dengan bidang penelitian sebagai berikut : ilmu perpustakaan, ilmu informasi, kearsipan, dan manajemen informasi dan sebagainya
Articles 8 Documents
Peran Literasi Digital Terhadap Kebutuhan Informasi Kesehatan Mental Pengguna Media Sosial Oleh Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Siti Nur Fatihah; Wicaksono, Moch. Fikriansyah
Library Vol. 1 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/9ch1nf86

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia mendorong individu untuk memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Secara statistik, pengguna media sosial di Indonesia mencapai 60,4%, dengan mayoritas berusia 18 tahun ke atas. Media sosial menjadi salah satu sumber utama dalam pemenuhan kebutuhan informasi, termasuk informasi tentang kesehatan mental. Mahasiswa, sebagai kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan mental, cenderung lebih aktif mencari informasi terkait melalui media sosial. Dalam mengakses informasi di media digital, diperlukan kemampuan literasi digital untuk mencari, mengolah, dan menyusun pengetahuan dari berbagai sumber agar informasi yang diperoleh valid dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam pemenuhan kebutuhan informasi kesehatan mental mahasiswa FUAD serta mengidentifikasi kendala yang mereka hadapi saat mengakses informasi di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terstruktur terhadap empat mahasiswa FUAD sebagai narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan dalam membentuk pemahaman mahasiswa mengenai batasan individu yang memiliki mental sehat. Selain itu, mahasiswa FUAD memerlukan validasi dari ahli psikologi, baik dalam mengakses informasi maupun sebagai pendukung dalam kehidupan mereka. Kendala utama yang dihadapi dalam berliterasi digital di media sosial adalah banyaknya informasi berlebih serta keberadaan konten yang mengandung toxic positivity.
Analisis Implementasi Layanan Sapa Ratu (Sarana Peminjaman dan Pengembalian Buku tanpa Turun dari Kendaraan) di Perpustakaan Kota Yogyakarta Prayumi Wikanti Asning; Dara Septiara; Anis Masruri
Library Vol. 1 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/zy7tpm43

Abstract

Layanan Sapa Ratu (Sarana Peminjaman dan Pengembalian Buku Tanpa Turun dari Kendaraan) merupakan inovasi layanan yang diterapkan oleh Perpustakaan Kota Yogyakarta guna meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam peminjaman serta pengembalian buku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan Sapa Ratu, mencakup prosedur, keunggulan, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap pustakawan serta pemustaka yang menggunakan layanan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan Sapa Ratu memberikan kemudahan bagi pemustaka, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu, dengan memungkinkan peminjaman dan pengembalian buku tanpa harus turun dari kendaraan. Selain itu, layanan ini membantu mengurai antrian di dalam perpustakaan. Namun, layanan ini memiliki beberapa kendala, seperti keterbatasan akses bagi kendaraan roda empat akibat area layanan yang sempit serta waktu pelayanan yang terbatas hingga 10 menit per pemustaka. Untuk mengoptimalkan layanan, perpustakaan menyediakan layanan Lolita, yaitu sistem pemesanan buku melalui WhatsApp, yang memungkinkan pemustaka untuk memesan buku terlebih dahulu sebelum datang ke loket Sapa Ratu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan Sapa Ratu merupakan inovasi yang efektif dalam meningkatkan pelayanan perpustakaan, namun masih memerlukan optimalisasi, terutama dalam aspek ketersediaan ruang dan durasi layanan. Rekomendasi yang diberikan mencakup pengembangan infrastruktur layanan, peningkatan strategi promosi, serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi layanan.
Kebijakan Pengembangan Koleksi Berdasarkan Collection Development Theory Di Perpustakaan UNU Yogyakarta Arya Atho’ilah , Ahmad; Aldi Pratama, Bagas
Library Vol. 1 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/kttc5p16

Abstract

Koleksi perpustakaan sebagai unsur pendukung terwujudnya tri darma perguruan tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis pengembangan koleksi di Perpustakaan Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta berdasarkan teori Collection Development. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi dilakukan secara langsung dan wawacara kepada pustakawan UNU sebagai informan kunci. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan koleksi yang meliputi seleksi, akuisisi, evaluasi, dan pemeliharaan, belum berjalan secara optimal. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran, kurangnya mekanisme formal dalam mengidentifikasi kebutuhan pengguna, serta minimnya strategi inovatif. Analisis lebih lanjut pedoman pengembangan koleksi bisa diterapkan sebagai acuan mekanisme manajemen bahan pustaka. Penerapan pedoman membuat lebih sistematis, berbasis data, dan terintegrasi dalam meningkatkan relevansi serta kualitas koleksi perpustakaan. Oleh karena itu, strategi pengembangan koleksi yang diusulkan dalam penelitian ini mencakup pelaksanaan survei kebutuhan pengguna, penguatan kerja sama antarperpustakaan, serta pelestarian koleksi melalui digitalisasi. Perpustakaan perlu melakukan survei kebutuhan pengguna, pengelolaan anggaran yang lebih efisien, dan peningkatan kerjasama dengan penerbit serta institusi lain. Selain itu, perpustakaan perlu memprioritaskan digitalisasi koleksi untuk memastikan aksesibilitas dan keberlanjutan koleksi. Dengan implementasi pedoman berbasis teori pengembangan koleksi yang lebih optimal, kualitas dan relevansi koleksi perpustakaan dapat ditingkatkan guna mendukung kebutuhan informasi sivitas akademika secara berkelanjutan.
Evaluasi User Interface Aplikasi Eperpus Bengkulu Menggunakan Metode Heruristic Evaluation Teguh Bambang Cahyadi, Muhammad; Zulkipli, Zulkipli
Library Vol. 1 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/vbc4xa61

Abstract

Pada era digital sekarang teknologi berkembang dengan sangat pesat dan memiliki pengaruh positif di bidang informasi hal ini kini tidak bisa di hindari oleh perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi. Dalam rangka mengikuti perkembangan teknologi dan untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan masyarakat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bengkulu juga menyediakan perpustakaan berbentuk aplikasi yang dapat di download melalui play store dengan nama ePerpus bengkulu. Dalam penelitian ini penulis melakukan evaluasi user interface pada aplikasi ePerpus Bengkulu dengan menggunakan metode heuristic evaluation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, analisis data bersifat induktif/kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer berasal dari observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti terhadap aplikasi ePerpus bengkulu, sedangkan sumber sekunder penulis dapatkan dari artikel dan buku yang memiliki kaitan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa user interface aplikasi eperpus Bengkulu berperan penting dalam meningkatkan aksesibiltas layanan dan pemanfaatan perpustakaan digital, desain user interface yang sederhana dan mudah digunakan mendorong kenyamanan user dalam mengakses informasi, serta mendukung efektivitas layanan perpustakaan digital. Temuan ini menegaskan bahwa aspek user interface mempunyai peran langsung terhadap kualitas pengalaman user dalam memanfaatkan layanan aplikasi eperpus Bengkulu.
Analisis Desain User Interface (UI) pada Aplikasi iPusnas berdasarkan Teori Dmitry Fadeyev Septiara, Dara; Murdani, Hati; Kurniady, Imam
Library Vol. 1 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/pv8ezf28

Abstract

Aplikasi perpustakaan digital iPusnas berperan penting dalam menyediakan akses literasi bagi masyarakat. Namun, efektivitas aplikasi ini sangat bergantung pada desain User Interface (UI), yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna dalam menavigasi aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain UI iPusnas menggunakan teori Dmitry Fadeyev, yang terdiri dari delapan aspek utama: clarity (kejelasan), concision (keringkasan), familiarity (kemudahan dikenali), responsiveness (daya tanggap), consistency (konsistensi), aesthetics (estetika), efficiency (efisiensi), dan forgiveness (pengampunan). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap antarmuka aplikasi dan kajian literatur dari penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UI iPusnas telah memenuhi beberapa aspek, seperti responsiveness, concision, consistency, dan aesthetics, yang membuat tampilan aplikasi cukup menarik dan mudah dipahami. Namun, aspek clarity dan familiarity masih memerlukan perbaikan karena beberapa elemen UI belum cukup intuitif, sehingga menyulitkan pengguna dalam memahami fitur yang tersedia. Selain itu, aspek efficiency dan forgiveness masih belum diimplementasikan secara optimal, yang menyebabkan keterbatasan dalam kemudahan navigasi serta koreksi kesalahan pengguna. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pengembang aplikasi untuk menyederhanakan tampilan informasi, meningkatkan navigasi agar lebih intuitif, serta mengoptimalkan fitur bantuan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan UI iPusnas dapat dikembangkan menjadi lebih user-friendly, efisien, dan inklusif, serta menjadi referensi bagi pengembangan UI pada aplikasi perpustakaan digital lainnya.
Analisis Kebutuhan dan Harapan Pemustaka terhadap Fasilitas Perpustakaan Daerah Kota Salatiga Resta Ardha Ivanka, Ovie; Adriyana, Lasenta
Library Vol. 1 No. 2 (2026): Januari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/a56ksa25

Abstract

Perpustakaan daerah memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, namun masih banyak fasilitas yang belum sesuai dengan kebutuhan dan harapan pemustaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dan harapan pemustaka terhadap fasilitas Perpustakaan Daerah Kota Salatiga. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 6 pemustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pemustaka beragam, meliputi koleksi buku yang lengkap, ruang baca yang nyaman, akses internet yang memadai, serta layanan perpustakaan yang responsif. Selain itu, pemustaka juga mengharapkan adanya penambahan fasilitas pendukung seperti penyediaan air minum gratis, perbaikan fasilitas digital, penambahan area parkir tertutup, serta program literasi tambahan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas fasilitas fisik, digital, pendukung, dan pelayanan perpustakaan untuk memberikan kenyamanan, meningkatkan minat baca, serta memenuhi ekspektasi masyarakat pengguna.
Evaluasi Kompetensi Pustakawan dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Informasi Trimanto, Agus
Library Vol. 1 No. 2 (2026): Januari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/fq09mp16

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut pustakawan untuk memiliki kompetensi yang memadai agar mampu memberikan layanan perpustakaan yang efektif dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi pustakawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang meliputi kompetensi teknis, manajerial, dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup menggunakan skala Likert yang disebarkan kepada pustakawan di perpustakaan perguruan tinggi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pustakawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi berada pada kategori cukup baik, dengan kompetensi teknis sebagai aspek yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi melalui pelatihan teknologi informasi secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran dan Perpustakaan di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur Aulia, Anggi; Taufiq Mathar
Library Vol. 1 No. 2 (2026): Januari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/mv70rt56

Abstract

Kemajuan teknologi telah mengubah signifikan dunia pendidikan di Indonesia, termasuk dalam praktik pembelajaran dan pengelolaan sumber informasi, seperti perpustakaan. Salah satu bukti dari kemajuan tersebut dengan munculnya kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI). Artificial Intelligence (AI) tidak hanya berfungsi sebagai inovasi teknologi, tetapi juga berperan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, personalisasi materi ajar, kualitas asesmen, literasi digital, serta penguatan layanan informasi dan sumber belajar melalui perpustakaan. Meskipun memiliki potensi besar, pemanfaatan AI dalam pendidikan dan perpustakaan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital dan literasi AI, serta isu etika dan privasi data. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam proses pembelajaran dan layanan perpustakaan di Indonesia berdasarkan temuan penelitian sebelumnya, serta mengidentifikasi model dan strategi pembelajaran yang didukung oleh AI. Penelitian ini merupakan studi literatur terhadap artikel-artikel ilmiah yang dapat diakses secara terbuka terkait tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran dan perpustakaan. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dari artikel jurnal yang relevan, kemudian dianalisis berdasarkan fokus pemanfaatan AI, manfaat, serta tantangan implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI telah dimanfaatkan dalam berbagai aspek pembelajaran dan layanan perpustakaan, seperti asesmen pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi, learning analytics, otomasi layanan informasi, layanan referensi virtual, serta temu kembali dan penyebaran informasi digital. Namun demikian, implementasi AI di Indonesia masih bersifat terbatas dan belum terintegrasi secara holistik antara pembelajaran dan perpustakaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan pendidikan, pengembangan kompetensi pendidik dan pustakawan, serta pemerataan akses teknologi agar AI dapat menjadi komponen strategis dalam membangun pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 8