Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar untuk meningkatkan kreativitas siswa pada materi sel di kelas VIII SMPN 1 Banyuasin III. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat kreativitas siswa dan kesulitan dalam memahami materi sel yang bersifat kompleks, tidak dapat diamati secara langsung, serta kurangnya variasi dalam metode pembelajaran yang digunakan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan angket terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru belum memahami dan menerapkan modul ajar berdiferensiasi serta PjBL secara optimal. Sebagian besar siswa menunjukkan preferensi terhadap pembelajaran berbasis proyek dan gaya belajar auditori, serta menginginkan variasi dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Selain itu, siswa lebih termotivasi untuk berpikir kreatif melalui eksplorasi ide dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dari penelitian ini diperlukan modul ajar berdiferensiasi berbasis PjBL yang mampu mengakomodasi gaya belajar, minat, dan kesiapan siswa, serta mendukung pengembangan kreativitas secara sistematis.
Copyrights © 2026