Permasalahan umum yang terjadi ketika proses pemboran berlangsung yaitu salah satunya kehilangan filtrat lumpur atau filtration loss. Fitration loss yang besar dapat mengakibatkan pengurangan permeabilitas sehingga dapat memicu berkurangnya tingkat produktivitas pada suatu formasi. Penambahan aditif kedalam lumpur pemboran diperlukan untuk dapat mengurangi terjadinya filtration loss. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan jicama starch terhadap sifat rheology lumpur pemboran berbasis air (Water Based Mud/WBM). Penambahan jicama starch dan starch sintetis sebagai pembanding dilakukan dalam tiga variasi konsentrasi: 6 gram, 8 gram, dan 10 gram, untuk mengetahui dampaknya terhadap parameter filtration loss, mud cake, plastic viscosity, yield point, gel strength, pH. Pengujian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan membandingkan setiap sampel terhadap lumpur original berdasarkan standar API 13A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jicama starch sangat berpengaruh terutama yang paling signifikan ditunjukkan pada penurunan filtration loss, dari 8,3 ml sampai 4,3 ml (jicama starch 10 gram) dan 8,3 ml sampai 3 ml (starch sintetis 10 gram), serta penurunan mud cake yang cukup signifikan, dari 0,32 mm sampai 0,24 mm (jicama starch 10 gram) dan 0,32 mm sampai 0,20 mm (strach sintetis 10 gram) pengaruh penambahan aditif jicama starch dan starch sintetis pada sampelĀ 6 gr, 8 gr, dan 10 gr terhadap rheology lumpur pemboran yang berpengaruh Adalah nilai rheology pada parameter pH.
Copyrights © 2026