Background: Masalah Stunting dan gizi buruk pada anak usia dini masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Data menunjukkan prevalensi Stunting yang masih tinggi, sehingga diperlukan intervensi terpadu dan berkelanjutan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) "Waringin Sehat" ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan pendidik PAUD tentang gizi seimbang, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. Metode: Program ini mengadopsi pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi, pelatihan partisipatif, dan pendampingan aktif. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi erat antara tim PkM, orang tua, pendidik PAUD Ibnu Umbara, dan perangkat desa. Program ini dijalankan melalui lima tahapan: (1) persiapan dan pemetaan kebutuhan, (2) perencanaan intervensi, (3) pelaksanaan kegiatan edukasi dan pelatihan, (4) monitoring dan evaluasi, serta (5) refleksi dan strategi keberlanjutan. Hasil: Program ini berhasil meningkatkan pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang dan pencegahan Stunting. Pelatihan yang diberikan kepada pendidik PAUD membekali mereka dengan keterampilan untuk mengintegrasikan materi gizi ke dalam kurikulum. Program ini juga sukses membentuk kelompok belajar masyarakat yang aktif dan mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui inisiatif urban farming sederhana. Luaran yang dihasilkan meliputi modul, buku panduan, video edukasi, dan alat peraga. Kesimpulan: "Waringin Sehat" telah memberikan kontribusi positif yang signifikan, menciptakan perubahan perilaku yang positif dan menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah gizi. Keberhasilan ini menegaskan bahwa intervensi yang terpadu dan partisipatif sangat efektif dalam mencapai dampak yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026