Background: Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir adalah kawasan wisata dengan produksi pertanian yang beragam, diantaranya adalah tanaman jambu air. Daun jambu air merupakan salah satu bahan alam yang memiliki sifat antioksidan tinggi, namun pemanfaatannya masih tergolong sedikit. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan daun jambu air sebagai alternatif pengobatan sindrom metabolik. Metode: Upaya pencegahan ini dapat dilakukan secara tradisional menggunakan daun jambu air yang jarang dimanfaatkan dengan mengembangkannya menjadi teh dan saturasi untuk mendorong diversifikasi pemanfaatan tanaman herbal dan mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh penggunaan medikasi sintetik. Edukasi dan pelatihan dilakukan dengan metode pemberdayaan melalui pembinaan, pendampingan, dan pelatihan keterampilan membuat produk kaya antioksidan. Hasil: Dari hasil proses pembuatan teh, produk yang dihasilkan memiliki rasa yang tidak pahit, yang menandakan produk teh dan saturasi dapat dibuat dengan baik. Proses pendampingan masyarakat dalam pelatihan menunjukkan hasil yang positif berdasarkan nilai post test yang dilakukan setelah pelatihan. Kesimpulan: Masyarakat Desa Burai mampu menangkap pelatihan yang diberikan dan dapat menjelaskan manfaat minuman teh dan saturasi daun jambu air sebagai penanggulangan sindrom metabolik.
Copyrights © 2026