Jurnal SOLMA
Vol. 15 No. 1 (2026)

Penguatan Bahasa Indonesia Untuk Warga Negara Indonesia (WNI) Di Korea Selatan: Menjaga Identitas Dan Kebanggaan Berbahasa

Yusuf Hanafi (Pendidikan Dasar, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No. 5, Malang, Indonesia, 65145)
Toto Nusantara (Pendidikan Dasar, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No. 5, Malang, Indonesia, 65145)
Ade Eka Anggraini (Pendidikan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No. 5, Malang, Indonesia, 65145)
Khusnul Khotimah (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No. 5, Malang, Indonesia, 65145)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Background: Fenomena menurunnya kemampuan berbahasa Indonesia pada anak-anak WNI generasi kedua di Korea Selatan menjadi persoalan serius yang berimplikasi pada tergerusnya identitas nasional. Anak-anak diaspora cenderung lebih fasih berbahasa Korea atau Inggris, sementara paparan bahasa Indonesia hanya terbatas di ranah keluarga tanpa dukungan pembelajaran yang terstruktur. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan Indonesian Muslim Students Society in Korea (IMUSKA) dan Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa penguatan bahasa Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia secara aktif, baik lisan maupun tulisan, pada anak-anak WNI generasi kedua di Korea Selatan; (2) menyediakan media dan bahan ajar bahasa Indonesia yang kontekstual, menarik, dan berbasis teknologi digital Augmented Reality (AR) bagi anak-anak diaspora; serta (3) memperkuat identitas kebangsaan dan rasa kebanggaan berbahasa Indonesia melalui pendekatan pembelajaran tematik berbasis budaya nusantara dengan pelibatan keluarga. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pembelajaran tematik berbasis budaya nusantara, penyediaan bahan ajar digital berbasis AR, serta pelibatan keluarga sebagai pendukung proses belajar. Evaluasi dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest serta observasi dan refleksi partisipan. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan berbahasa Indonesia anak-anak. Media digital berbasis AR terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan orang tua, serta menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat solidaritas komunitas diaspora, sementara secara strategis turut mendukung diplomasi kebahasaan Indonesia di ranah global. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan keterampilan bahasa sekaligus memperkuat identitas kebangsaan anak-anak diaspora Indonesia di Korea Selatan. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

solma

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari ...