Background: Limbah kulit pepaya merupakan salah satu limbah organik rumah tangga yang sering terbuang tanpa pemanfaatan, padahal memiliki potensi sebagai bahan pangan fungsional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Dasawisma Lestari di Desa Labuaja melalui pengolahan kulit pepaya menjadi papaya flour sebagai alternatif pangan sehat sekaligus pengelolaan limbah organik rumah tangga. Metode: Program dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahapan, yaitu Mix and Match, Learning by Doing, Sustain for Future dan Collaboration for Empowerment. Sebanyak sepuluh ibu rumah tangga dilibatkan dalam pelatihan praktik mulai dari pencucian, penjemuran, penggilingan, hingga pengemasan produk. Hasil: Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra, dimana 80% peserta mampu memproduksi papaya flour secara mandiri, terbentuk dua kelompok baru hasil kaderisasi serta terjalin kolaborasi kelembagaan melalui penandatanganan MoU dengan pemerintah desa dan OPD terkait. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, mengurangi timbulan limbah organik, memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendukung Sustainable Development Goal (SDGs) desa nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Copyrights © 2026