Latar Belakang: Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dialami oleh masyarakat, terutama pada kelompok ibu rumah tangga akibat aktivitas domestik berulang dan postur kerja yang tidak ergonomis. Kurangnya pemahaman tentang faktor risiko dan pencegahan NPB menjadi penyebab tingginya keluhan tersebut. Metode: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga tentang faktor risiko dan upaya pencegahan NPB melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Metode: Kegiatan dilakukan di Desa Pangkalan Jati, Cinere, Depok, dengan melibatkan 35 ibu rumah tangga sebagai peserta. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif dan peragaan latihan peregangan. Tingkat pengetahuan peserta diukur menggunakan pre-test dan post-test, serta dilakukan wawancara singkat terkait faktor risiko seperti paparan beban berat dan riwayat trauma. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 2% setelah diberikan edukasi. Diketahui bahwa tingkat pengetahuan peserta sudah cenderung tinggi (89%) sehingga edukasi ini dianggap mampu menguatkan dan meluruskan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko dan upaya pencegahan NPB. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 2% setelah diberikan edukasi (dari 89% menjadi 91%). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat paparan beban berat bukan merupakan faktor resiko utama penyebab NPB. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat paparan beban berat bukan merupakan faktor dominan penyebab NPB, sedangkan riwayat trauma memiliki pengaruh moderat terhadap kejadian NPB. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga terkait pencegahan NPB. Intervensi serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif terhadap NPB di masyarakat.
Copyrights © 2026