Pendahuluan: Sektor pertanian berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk di wilayah pesisir Kampung Tua Teluk Lengung, Batam, yang memiliki potensi pengembangan hortikultura. Namun, praktik pertanian di wilayah ini masih didominasi metode konvensional dengan keterbatasan tenaga kerja dan akses listrik, sehingga efisiensi pemupukan dan produktivitas belum optimal. Studi ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem pemupukan otomatis berbasis sensor dan mikrokontroler yang ditenagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian. Metode: Perancangan, instalasi, dan pendampingan penggunaan sistem pemupukan otomatis berbasis sensor kelembapan tanah dengan kendali mikrokontroler terintegrasi energi surya. Hasil: Adanya peningkatan efisiensi penggunaan pupuk sebesar ±30%, pengurangan kebutuhan tenaga kerja hingga ±40%, serta peningkatan hasil panen rata-rata sebesar ±25% dibandingkan metode konvensional. Kesimpulan: Kegiatan ini mendukung penerapan pertanian cerdas berbasis energi terbarukan dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan, sejalan dengan SDGs poin 1, 2, 8, dan 14.
Copyrights © 2026