Background: Terumbu karang Desa Palewai mengalami degradasi signifikan akibat aktivitas manusia termasuk limbah plastik. Kondisi ini mengancam produktivitas perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merehabilitasi ekosistem terumbu karang, menggunakan media beton dengan penambahan limbah botol dan kemasan plastik, dengan melibatkan mitra masyarakat lokal, yaitu Nelayan Palewai Bahari dan Karang Taruna OPA Sorume. Kegiatan dimulai dari sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan media transplantasi, dan pelaksanaan transplantasi. Metode: Metode ini dilakukan dengan menanamkan fragmen atau potongan karang ke area yang telah rusak dengan harapan karang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga mengembalikan fungsi ekosistem. Penerapan teknologi transplantasi dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan transplantasi, hingga perawatan untuk menjaga kelestarian ekosistem karang. Hasil: Transplantasi menjadi salah satu solusi yang menjanjikan dalam pemulihan ekosistem. Teknologi ini telah terbukti efektif di berbagai daerah dan memberikan hasil yang positif, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Kesimpulan: Kegiatan ini mendapat respon positif dan antusias dari kelompok mitra, dimana daerah transplantasi karang tersebut kedepannya bisa dijadikan sebagai daerah tangkapan baru bagi masyarakat nelayan. Lingkungan perairan yang memiliki ekosistem terumbu karang yang baik akan menghasilkan sumberdaya ikan yang melimpah. Penggunaan media beton dengan campuran limbah plastik efektif merehabilitasi terumbu karang sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat pesisir dalam konservasi lingkungan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026