Background: Keadaan air tanah di Kota Cirebon pada umumnya dipengaruhi oleh intrusi air laut, menyebabkan air terasa asin dan tidak layak minum. Untuk keperluan air minum, masyarakat mengandalkan air PDAM, sementara untuk keperluan lainnya sebagian besar diperoleh dari sumur dengan kedalaman antara dua meter sampai dengan enam meter, di samping itu ada beberapa daerah /wilayah kedalaman air tanah relatif sangat rendah dan rasanya asin sehingga tidak dapat digunakan untuk keperluan air minum. Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan pada lingkungan wilayah Cirebon yang memiliki masalah pada sumber air bersih, pengabdian ini difokuskan pada swasembada air sebagai salah satu bidang fokus kesehatan. Metode: Mitra dalam pengabdian ini adalah Ruju’s yang sudah berdiri sejak tahun 2018. Pada akhir pengabdian diharapkan adanya peningkatan dalam pemanfaatan air sumur menjadi air yang memenuhi syarat air minum, melalui penggunaan alat desalinasi air minum dengan energi dari panel surya. Hasil: Panas terik sinar matahari di wilayah merupakan potensi alami sebagai sumber energi, salah satunya adalah untuk panel surya. Panel surya ini digunakan sebagai sumber energi panas untuk alat destilasi pada proses desalinasi air sumur. Metode ini menghasilkan air dengan kadar garam sekitar 150-1000 kali lipat lebih rendah dibandingkan dengan air sebelum desalinasi. Kesimpulan: Mitra UMKM pada program ini dapat menerapkan teknologi sederhana ini untuk pemurnian air sebagai bahan baku produksi minuman herbal di industri rumahan mereka.
Copyrights © 2026