Background: Peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan limbah perikanan berkelanjutan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production). Tujuan: Kegiatan ini bertujuan mengembangkan model bisnis zero waste melalui pemanfaatan limbah cangkang kepiting menjadi pangan fungsional sekaligus penguatan pemasaran digital UMKM pesisir di Desa Kutawaru, Cilacap. Metode: Program dilaksanakan melalui pemetaan kebutuhan dan kesepakatan mitra, sosialisasi partisipatif, pelatihan serta pendampingan berbasis IPTEKS dengan penerapan good manufacturing practices (GMP), penguatan branding dan pengemasan, pengembangan website, serta evaluasi berkelanjutan secara deskriptif-kualitatif. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra pada pemanfaatan limbah cangkang kepiting dalam kerangka zero waste dari 35,90% menjadi 90,00%, literasi gizi terkait stunting dari 15,70% menjadi 94,60%, dan kewirausahaan digital dari 45,60% menjadi 89,00%. Produk inovasi kaldu kering cangkang kepiting dari Scylla serrata memenuhi persyaratan keamanan pangan berdasarkan uji organoleptik dan mikrobiologi, serta didukung website UMKM sebagai media promosi dan katalog. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas produksi, literasi gizi, dan daya saing UMKM, sekaligus memperkuat ekonomi sirkular masyarakat pesisir melalui model bisnis zero waste.
Copyrights © 2026