Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi di Indonesia dengan menguji peran Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sebagai variabel moderasi.Metode – Pendekatan kuantitatif dengan explanatory research pada 34 provinsi periode 2022–2024 sebagai sampel jenuh. Data bersumber dari LKPD, BPS, dan DJPK, dianalisis dengan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui SPSS versi 26. Temuan Utama - PAD memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Belanja Modal tidak terbukti memberikan pengaruh yang berarti signifikan. LRA memoderasi dan memperkuat pengaruh negatif PAD ketika realisasi anggaran tinggi, mencerminkan lemahnya kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran daerah.Implikasi Teori dan Kebijakan - Temuan memperkuat teori sinyal bahwa makna sinyal fiskal ditentukan oleh kualitas tata kelola. Pemerintah daerah perlu menggeser fokus dari peningkatan PAD menuju penguatan perencanaan, pengendalian, dan evaluasi belanja modal.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menguji fungsi LRA sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan antara PAD dan Belanja Modal terhadap kinerja keuangan pemerintah provinsi menggunakan data periode terkini.
Copyrights © 2026