Merokok merupakan salah satu perilaku yang banyak ditemukan di kalangan remaja dan menjadi masalah kesehatan yang cukup serius. Perilaku merokok tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan pengaruh terhadap kondisi psikologis individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara deskriptif tingkat ketergantungan merokok pada remaja beserta dampak yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei dengan penyebaran kuesioner secara daring. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja dengan rentang usia 15 sampai 24 tahun dengan jumlah sampel 54 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan responden ketergantungan nikotin dengan kategori sedang, yaitu sebanyak 36 (66,67%), kategori rendah sebanyak 18 (33,33%), dan tidak terdapat responden dengan kategori yang tinggi.
Copyrights © 2026