Madu Kelulut adalah salah satu produk madu yang dihasilkan oleh Lebah tanpa sengat dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi produk minuman berkhasiat antioksidan, akan tetapi kualitas madu yang dihasilkan dapat dipengaruhi wilayah geografis sumber nektar, serta kondisi lingkungan sarang. Peternak lebah Kelulut mayoritas hanya membiarkan lebahnya mencari sumber nektar sendiri tanpa sehingga sumber nektar yang dapat diperoleh oleh lebah sangat terbatas. Faktor cuaca terutama pada musing penghujan juga menyebabkan produksi madu menjadi menurun. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengembangkan pemanfaatan kelakai sebagai pakan tambahan lebah Kelulut. Kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan penyuluhan dalam memanfaatkan sumber daya alam kelakai dan pelatihan pembuatan sirup infusa daun dan akar Kelakai sebagai pakan tambahan lebah Kelulut terhadap peternak lebah dan masyarakat di Desa Padang Panjang yang berjumlah sebanyak 15 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengetahui dan memahami potensi dan pemanfaatan kelakai, dimana tingkat pengetahuan sebelum kegiatan sebesar 6,67%-46,67% meningkat setelah kegiatan menjadi 86,67%-100%. Kegiatan ini pada akhirnya meningkatkan keterampilan peternak lebah sehingga diperoleh produk diversifikasi madu Kelakai. Kesimpulannya bahwa penyuluhan dan pelatihan tentang diversifikasi produk madu Kelakai dapat menjadi alternatif dalam menjaga stabilitas ekonomi peternak lebah kelulut bahkan meningkatkan daya jual madu kelulut.
Copyrights © 2025