Kemandirian finansial dipandang sebagai bekal penting bagi generasi muda agar mampu mengelola sumber daya secara bijak, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan menginternalisasikan peran pelajar MA Al-Abror Sukosewu dalam menumbuhkan nilai kemandirian finansial melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi literasi keuangan, pelatihan pengelolaan keuangan sederhana, simulasi kewirausahaan, serta pendampingan program tabungan siswa. Kegiatan ini diikuti 40 siswa yang merupakan anggota OSIS. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelajar terhadap konsep literasi finansial, keterampilan dalam mengatur uang saku, serta tumbuhnya motivasi untuk berwirausaha kecil-kecilan. Faktor pendukung keberhasilan antara lain dukungan guru, antusiasme siswa, dan keterlibatan orang tua, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan modal dan konsistensi praktik. Kesimpulannya, internalisasi peran pelajar dalam menumbuhkan kemandirian finansial dapat memperkuat karakter disiplin, tanggung jawab, dan kreativitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekolah. Disarankan agar program ini dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan modal awal dan sistem pendampingan yang konsisten guna memperkuat praktik kemandirian finansial pelajar secara nyata.
Copyrights © 2026