Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung untuk Budidaya Jamur Merang Bagi Pemuda Desa Tambakmerak Kabupaten Bojonegoro Elika Febriati; Febri Novita Sari; Elana Firdayanti; Ilham Muchtar Ashari; Heri Mulyanti
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.1

Abstract

Pemanfaatan limbah bonggol jagung untuk budi daya jamur merang merupakan upaya untuk mengurangi limbah hasil pertanian yaitu dari komoditas jagung. Agar budi daya jamur merang media bonggol jagung dapat memperoleh hasil yang maksimal maka perlu adanya pengoptimalisasian. Optimalisasi yang dilakukan dalam pemanfaatan bonggol jagung yaitu dengan memberikan pendampingan, dan pelatihan melalui penyuluhan, praktek, dan demonstrasi meliputi persiapan bahan, formulasi medium, pembuatan medium pertumbuhan jamur, dan manajemen pemeliharaan jamur. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu penyuluhan, praktek, dan pendampingan. Hasil pengabdian yang dapat dilihat dari segi dampak sosial ekonomi yaitu mampu memberikan motivasi kepada pemuda maupun masyarakat untuk lebih kreatif dalam berkarya melalui pemanfaatan barang-barang di sekitar karena selama ini belum pernah mendapatkan pengarahan ataupun motivasi yang memacu ekonomi kreatif warga. Serta, mampu menjadi pembuka cakrawala berpikir masyarakat untuk dapat memanfaatkan barang bekas atau limbah lainnya agar bernilai ekonomi, sehingga dapat dikonsumsi untuk sendiri maupun dipasarkan. Pengabdian ini dapat dikatakan berhasil ketika terdapat perubahan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai formulasi, pembuatan media pertumbuhan, serta teknik budidaya jamur merang memanfaatkan bonggol jagung. Kata Kunci : bonggol jagung, jamur merang, karang taruna
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TIMUR Moh Saiful Anam; Elika Febrianti; Siti Rizqiyatul Munawaroh; Mei Ria Rahayu
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 1 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i1.1508

Abstract

Hubungan pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi menjadi sebuah permasalahan yang tidak pernah habis untuk dibahas dan diperdebatkan dalam lingkup perekonomian suatu negara. Banyaknya bukti empiris yang mengeksplorasi hubungan kausalitas kedua variabel makro ekonomi dan menemukan hasil yang berbeda atau bertolak belakang. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis hubungan antara pengeluaran pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dari keduanya saling mempengaruhi atau hanya satu arah. Untuk menjawab hasil analisis tersebut digunakan analisis regresi data panel. Data yang dianalisis merupakan data panel tahunan dari tahun 2011-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) variabel belanja langsung (BL) berpengaruh positif terhadap variabel pertumbuhan ekonomi (PE) di Provinsi Jawa Timur. (ii) Variabel belanja tidak langsung (BTL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi (PE) di Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan pada analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan kasualitas satu arah antara belanja langsung (BL) dan belanja tidak langsung (BTL) terhadap pertumbuhan ekonomi (PE).
Penguatan Kapasitas Manajerial Badan Usaha Milik Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat di Desa Bulurejo, Kabupaten Tuban Sari, Shafira Niken; Putri, Defi Tristio; Febrianti, Elika; Nanda, Devi Aria; Fitri, Amalia Adila
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3311

Abstract

Pembangunan ekonomi lokal desa menuntut penguatan kelembagaan, salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai entitas usaha milik desa. Namun, lemahnya kapasitas manajerial dan rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan utama di BUMDes Bangkit, Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola BUMDes melalui pelatihan administrasi dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) organisasi. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, diskusi kelompok terfokus, pelatihan, dan pendampingan intensif selama tiga hari yang melibatkan 15 pengelola dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi peserta, pemahaman yang lebih baik terhadap struktur organisasi dan SOP administrasi, serta munculnya komitmen untuk mengembangkan BUMDes secara lebih profesional. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas manajerial, dan dapat menjadi model replikasi bagi desa lain dengan karakteristik serupa.
The Role Of Local Original Income (PAD) And The Level Of Community Welfare In Stimulating The Rate Of Economic Growth In Bojonegoro Regency In 2014-2024 Febrianti, Elika
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2016

Abstract

This study aims to analyze the role of Locally Generated Revenue (PAD) and community welfare in driving economic growth in Bojonegoro Regency. PAD is one of the main sources of financing for regional development, while community welfare is an indicator of the success of sustainable development. The method used in this study is a quantitative approach with secondary data analysis obtained from official publications of the Central Statistics Agency and related agencies in Bojonegoro Regency over the past five years. The results show that PAD has a positive influence on regional economic growth, primarily through increased development spending. On the other hand, the level of community welfare—as measured by indicators of poverty, unemployment, and the human development index (HDI)—also contributes significantly to the dynamics of economic growth. These findings emphasize the importance of synergy between optimizing PAD and improving community welfare in creating inclusive and sustainable economic growth at the local level.
Poverty Reduction In Bojonegoro Regency Based On Regional Autonomy Implementation Febrianti, Elika; Sutrisno, Sutrisno
Jurnal Mamangan Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i1.6440

Abstract

Poverty Becomes a must problem quick completed , where problem poverty in the District Bojonegoro still many occur especially in regions with difficult access for reached. There is autonomy area (OTODA) is expected could strengthen power competitive with consider potential and diversity Indonesian region , as well democracy , equity , and justice , as well privileges and specialties. So that study this aim for review effectiveness application autonomy area to level poverty in the District Bojonegoro . Method research used is a mix of methods that is qualitative descriptive and quantitative equality regression . Research results this explain that Policy used in countermeasures poverty that exists in society is at level or level certain in accordance with criteria poverty experienced by the community . Government Regency Bojonegoro in To do countermeasures poverty To do cooperation with TNP2K (National Team for Management and Management poverty ). Decline poverty this no regardless with role government in take policy or use authority for welfare . As perpetrator in activity economy , society related tightly with achievements or deep targets growth economy . In accordance with results equality regression state that in the simultaneous test poverty influential significant on growth economy.. Based on conditions Regency Bojonegoro moment this accompanied with take into account strengths , opportunities , challenges , and more problems big that will faced in the future . Realization sustainable development is the main spirit that underlies it development area districts Bojonegoro in a manner evenly.
Peran Pemerintah Dalam Mendukung Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Bojonegoro Elika Febrianti; Muhammad Bagus Adi Saputra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7363

Abstract

This research is motivated by the fact that many industries in Bojonegoro are still not registered for business permits, still rely on simple equipment, their products are not yet optimally marketed digitally, face competition from products outside the region and large industries, and there is minimal involvement of the younger generation in traditional crafts. Therefore, government intervention is needed to assess the effectiveness of government support in increasing the competitiveness of SMEs, identify the policy strategies that have the most impact on local economic growth, and provide recommendations for more targeted government support in digitalization, access to capital, and local product branding. The purpose of this study is to understand the role of the government in supporting small and medium industries (IKM) in Bojonegoro Regency. The approach used is descriptive qualitative, and data was collected through interviews. The respondents in this study consisted of 9 people. The study concluded that the factors affecting industrial businesses in Bojonegoro Regency include licensing, taxation, infrastructure, and labor regulations. These factors are closely related to the government's role in implementing applicable policies.
Internalisasi Peran Pelajar MA Al-Abror Sukosewu dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Kemandirian Finansial: Internalizing the Role of MA Al-Abror Sukosewu Students in Fostering Financial Independence Values Elika Febrianti; Siti Nor Khasanah; Mei Ria Rahayu
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9884

Abstract

Kemandirian finansial dipandang sebagai bekal penting bagi generasi muda agar mampu mengelola sumber daya secara bijak, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan menginternalisasikan peran pelajar MA Al-Abror Sukosewu dalam menumbuhkan nilai kemandirian finansial melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi literasi keuangan, pelatihan pengelolaan keuangan sederhana, simulasi kewirausahaan, serta pendampingan program tabungan siswa. Kegiatan ini diikuti 40 siswa yang merupakan anggota OSIS. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelajar terhadap konsep literasi finansial, keterampilan dalam mengatur uang saku, serta tumbuhnya motivasi untuk berwirausaha kecil-kecilan. Faktor pendukung keberhasilan antara lain dukungan guru, antusiasme siswa, dan keterlibatan orang tua, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan modal dan konsistensi praktik. Kesimpulannya, internalisasi peran pelajar dalam menumbuhkan kemandirian finansial dapat memperkuat karakter disiplin, tanggung jawab, dan kreativitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekolah. Disarankan agar program ini dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan modal awal dan sistem pendampingan yang konsisten guna memperkuat praktik kemandirian finansial pelajar secara nyata.
Determinan Pertumbuhan Ekonomi Berdasarkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Jawa Timur Elika Febrianti; Ervi Nuzulul Rahma, Siti Nor Kasanah
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i1.12364

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah. Berbagai faktor diduga dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, di antaranya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh UMKM dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur tahun 2012–2022, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel UMKM tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas sebesar 0,7651. Variabel Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas sebesar 0,1550. Secara simultan, variabel UMKM dan PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dengan nilai Prob (F-statistic) sebesar 0,169050 (>0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,542847 menunjukkan bahwa sebesar 54,28% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 45,72% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, UMKM, PAD.
Sosialisasi Penggunaan Air Hujan sebagai Air Baku bagi Rumah Tangga di Desa Kedungadem Kecamatan Kedungadem Bojonegoro: Socialization Program on the Use of Rainwater as a Raw Water Source for Households in Kedungadem Village Kedungadem District Bojonegoro Regency Laily Agustina Rahmawati; Ichwan Hadi Saputra; ⁠Elika Febrianti; Ahmad Niamul Abrori; Regina Widya Putri Lestari; Kharisma Eka Putri
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10262

Abstract

Desa Kedungadem mengalami krisis air bersih yang persisten akibat karakteristik geografis wilayah batuan karbonat yang memicu kelangkaan air permukaan serta menurunkan kualitas air tanah secara signifikan akibat tingginya konsentrasi kalsium karbonat. Penelitian berbasis pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi Pemanenan Air Hujan (PAH) sebagai solusi mandiri dan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan air baku domestik. Dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (Participatory Action Research/PAR), metodologi penelitian ini mengadaptasi kerangka kerja pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Implementasi teknis meliputi pembangunan unit penyimpanan berkapasitas 1.200 liter yang diintegrasikan dengan sistem pengalihan air hujan pertama (first-flush diversion system), filtrasi bertingkat berbasis media keramik dan cincin biologis (bio-rings), serta sumur injeksi biopori untuk konservasi air tanah. Hasil sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mitra. Selain itu, terkonfirmasi adanya peningkatan kualitas air yang signifikan di lingkungan masyarakat, di mana parameter kekeruhan serta konsentrasi logam berat, khususnya besi dan mangan, berhasil direduksi hingga memenuhi standar kesehatan lingkungan. Lebih lanjut, sistem yang dikenalkan ini terbukti mampu memitigasi limpasan permukaan hingga lebih dari 70%. Sebagai kesimpulan, sosialisasi pemanfaatan teknologi pemanenan air hujan merupakan intervensi strategis dalam membangun resiliensi dan kemandirian air di wilayah rawan kekeringan melalui transformasi paradigma dan peningkatan kapasitas masyarakat secara partisipatif.
Digital Transformation: Innovation and Efficiency in East Java Bawaslu Operational Management Handoko Sosro Hadi Wijoyo; Abdul Warist; Elika Febrianti
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 25 No.1 Oktober 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v25i1.60546

Abstract

This research examines the digital transformation in the operational management of Bawaslu East Java, focusing on how digital technology improves efficiency and drives innovation in election oversight. Digital transformation includes process digitalization, integrated systems, and data-driven decision-making, which streamline workflows, reduce costs, accelerate responses, and foster innovation in public services. Using a qualitative approach, the study explores strengths, weaknesses, opportunities, and threats, involving policymakers and technical implementers across 38 districts. Findings highlight that the Rumah Data innovation significantly enhances Bawaslu’s performance by centralizing data management, improving transparency, and increasing responsiveness.The analysis places Rumah Data in a promising strategic position, demonstrating that aggressive development strategies effectively sustain innovation within operations. The research recommends proactive actions to strengthen positive drivers such as capacity building, system integration, and data quality improvement—while mitigating risks that could weaken innovation outcomes.Ultimately, this study concludes that digital transformation is crucial for achieving efficient, transparent, and adaptive election oversight. Immediate and strategic interventions are necessary to ensure Rumah Data continues to deliver long-term organizational benefits and supports the achievement of Bawaslu’s strategic objectives.