Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
Vol. 18 No. 1 (2026): Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, Maret 2026

Negosiasi Identitas Kedaerahan dalam Podcast Sebagai Praktik Komunikasi Antarbudaya

Qur'ani, Aqila (Unknown)
Ridho, Subkhi (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Keberagaman budaya di Indonesia membentuk dinamika komunikasi antarbudaya yang semakin kompleks, terutama dalam ruang media baru seperti podcast. Dominasi kedaerahan Indonesia barat, puluhan tahun muncul dalam berbagai program media konvensional; radio, koran, televisi, bahkan di media baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik negosiasi identitas kedaerahan dalam media baru, yaitu podcast Titik Kumpul, dengan fokus pada penyesuaian logat dan gaya komunikasi yang dilakukan oleh host minoritas terhadap kelompok mayoritas. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui observasi non-partisipan, dokumentasi audio-visual, dan transkripsi verbatim dua episode podcast yang dipilih secara purposif. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan tiga teori: Identity Negotiation Theory dari Stella Ting-Toomey, konsep cultural identity Stuart Hall, dan teori dramaturgi Presentation of Self Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian linguistik yang dilakukan host minoritas berfungsi sebagai strategi negosiasi identitas untuk memperoleh penerimaan sosial, menjaga keharmonisan interaksi, dan meminimalisasi jarak kultural. Identitas kedaerahan tidak tampil sebagai sesuatu yang statis, melainkan bersifat cair, performatif, dan dinegosiasikan secara situasional di ruang publik digital. Penelitian ini menegaskan bahwa podcast berperan sebagai ruang kultural alternatif yang memungkinkan pertemuan, percampuran, dan representasi ulang identitas kedaerahan secara inklusif. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi antarbudaya dan media baru dalam konteks masyarakat multikultural Indonesia. Cultural diversity in Indonesia shapes increasingly complex dynamics of intercultural communication, especially in new media spaces like podcasts. The dominance of Western Indonesian regions has persisted for decades across various conventional media: radio, newspaper, television, and even in new media. This study aims to analyze the practice of regional identity negotiation in new media, specifically in the podcast Titik Kumpul, focusing on the adaptation of the minority host’s accent and communication style toward the majority group. Using a qualitative approach, data were obtained through non-participant observation, audio-visual documentation, and verbatim transcription of two purposefully selected podcast episodes. The analysis integrated three theories: Stella Ting-Toomey’s Identity Negotiation Theory, Stuart Hall’s Concept of Cultural Identity, and Erving Goffman’s Dramaturgical Theory of the Presentation of Self. The research findings indicate that the linguistic adjustments made by the minority host serve as a strategy for negotiating identity to gain social acceptance, maintain interactional harmony, and minimize cultural distance. Regional identity does not appear static but rather fluid, performative, and situationally negotiated in digital public space. This research confirms that podcasts serve as an alternative cultural space that allows for inclusive encounters, mixing, and re-representation of regional identities. This finding contributes to the development of intercultural communication and new media studies in Indonesia’s multicultural society.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

komuniti

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

The scope of the journal encompasses a wide range of communication contexts, including but not limited to: •⁠ ⁠Mass communication •⁠ ⁠New media •⁠ ⁠Interpersonal and group communication •⁠ ⁠Organizational communication •⁠ ⁠Corporate communication •⁠ ⁠Intercultural ...