Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan inovasi produk, branding, dan desain kemasan dalam mendukung kemandirian ekonomi pesantren melalui program Capacity Building Halal Value Chain Pesantren Banten Tahun 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa pesantren peserta program, khususnya Pondok Pesantren Al-Iman dan Raudhotul Mutta’allimin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, seperti pertanian, perikanan, dan pengelolaan limbah organik. Program capacity building mendorong transformasi komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah, seperti beras premium, sambal cabai, nugget lele, serta produk turunan maggot. Selain itu, penguatan branding yang mengintegrasikan nilai halal, keberkahan, dan keberlanjutan mampu meningkatkan identitas serta kepercayaan konsumen. Desain kemasan yang lebih informatif dan menarik juga terbukti meningkatkan daya tarik produk di pasar.Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi inovasi produk, strategi branding, dan desain kemasan merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk pesantren. Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi lembaga, tetapi juga mendukung terciptanya kemandirian ekonomi pesantren yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026