Pendekatan sosiologis dan antropologis dalam studi islam mampu memberikan gambaran bahwa islam secara fungsional dapat memberikan pengaruh yang positif pada kehidupan sosial masyarakat dan tradisi serta budaya ritual yang berlaku. Akan tetapi pada saat ini umar islam khususnya menjalankan rangkaian ibadahnya hanya dalam bentuk leglistik-formalistik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan interpretasi terhadap kasus diatas dengan melalui pendekatan sosiologis dan antropologis. Penelitian ini menggunakan penelitian library research (studi kepustakaan). Data primer dalam penelitian ini berupa buku ataupun jurnal yang membahas studi islam khususnya pada pendekatan sosiologis dan antropologis. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pendekatan antropologis dalam studi Islam menekankan pemahaman terhadap praktek-praktek keagamaan dan kehidupan umat Islam dalam konteks budaya dan sosialnya dan (2) pendekatan sosiologis dalam studi Islam menekankan analisis terhadap struktur sosial, dinamika kekuasaan, dan interaksi sosial dalam komunitas Muslim.
Copyrights © 2026